Panaragan (Lampost.co)–Pasangan calon bupati dan wakil bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) Novriwan Jaya-Nadirsyah (Nona) menyiapkan 100 titik lokasi kampanye. Di lokasi ini akan menyampaikan visi dan misi kepada masyarakat.
Pasangan calon tunggal ini menjanjikan perubahan di beberapa sektor yakni perbaikan infrastruktur jalan, pertanian, pendidikan, kesehatan dan UMKM.
Ketua koalisi Cinta Tubaba, Bursoni mengatakan sebanyak 11 parpol pengusung Nona. Mereka Demokrat, PDIP, Nasdem, Gerindra, PKB, Hanura, PAN, PKS, Golkar, Perindo dan Partai Buruh. Titik lokasi kampanye ada di semua tiyuh yang tersebar di sembilan kecamatan Tubaba.
Baca Juga: Ajak Partisipasi Masyarakat Ke Pilkada, Pasangan Nona Merangkul Semua Elemen di Tubaba
“Penggerak kampanye nanti semua anggota dewan dan pengurus parpol pengusung yang berkolaborasi dengan relawan dan tim keluarga,”ujarnya, Jumat, 20 September 2024
Bursoni menegaskan dari 100 titik lokasi kampanye itu rencananya dua lokasi siap untuk kampanye terbuka atau akbar. “Kalau kampanye akbar bisa terlaksana di satu lokasi, bisa dua lokasi. Bisa juga tidak, tapi kita tetap menyiapkan rencana di dua lokasi sesuai jadwal dari KPU,” katanya.
Terkait dengan izin kampanye, kata dia, tim koalisi juga akan mengajukan izin kepada pihak kepolisian. “Setelah dapat surat tanda terima pemberitahuan (STTP) dari kepolisian, kami akan menyampaikan pemberitahuan kepada Bawaslu,” ungkap Busroni.
Dalam tahap kampanye nanti, lanjut dia, pasangan Nona mengajak masyarakat untuk riang gembira dalam memgikuti tahapan pilkada hingga hari pencoblosan.
“Masyarakat Tubaba sudah cerdas, sebagai calon tunggal, pasangan Nona mendapat sambutan antusias masyarakat untuk meneruskan pembangunan di Tubaba,” katanya.
Prioritas Pembangunan
Dia mengatakan ada lima prioritas pembangunan yang siap melanjutkan oleh pasangan Nona dalam memimpin Tubaba lima tahun kedepan. Yakni perbaikan jalan dan jembatan dilakukan secara merata di semua kecamatan. Perbaikan mulai dari jalan pertanian, jalan tiyuh, dan jalan kabupaten. Untuk jalan provinsi juga diprioritaskan untuk mengawal dari anggaran provinsi.
Kemudian, peningkatan SDM dan infrastruktur pendidikan. Selain menyiapkan tenaga pendidik yang handal juga menyiap berbagai program yang dibutuhkan dunia pendidikan. Peningkatan sektor pertanian dan perkebunan termasuk memantapkan program Tubaba sebagai lumbung ternak di Lampung.
Selain itu, perbaikan dan peningkatan infrastruktur dan pelayanan kesehatan hingga tingkat tiyuh. “Pembangunan kedepan ini akan lebih baik karena seluruh parpol pengusung merupakan parpol memiliki perwakilan di parlemen. Tentunya, tetap melibat semua elemen masyarakat,”ujar Busroni.








