• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 26/01/2026 08:25
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

10.223 Warga Lampung Butuh Bantuan Sosial

Dinas Sosial Provinsi Lampung mencatat sebanyak 10.223 warga pada berbagai wilayah masih berada dalam kondisi rentan.

Triyadi IsworoAtikabyTriyadi IsworoandAtika
06/08/25 - 16:16
in Ekonomi dan Bisnis, Lampung
A A
Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Aswarodi. (Foto: Lampost.co / Atika)

Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Aswarodi. (Foto: Lampost.co / Atika)

Bandar Lampung (Lampost.co) — Dinas Sosial Provinsi Lampung mencatat sebanyak 10.223 warga pada berbagai wilayah masih berada dalam kondisi rentan. Warga itu membutuhkan dukungan sosial dari pemerintah.

Hal tersebut tersampaikan oleh Kepala Dinas Sosial Lampung, Aswarodi. Ia menyampaikan bahwa masyarakat yang masuk dalam kategori tersebut meliputi anak-anak yang tidak memiliki pengasuhan. Kemudian lanjut usia tanpa keluarga, penyandang disabilitas yang terlantar, hingga kelompok tuna sosial.

“Terdapat 26 kelompok masyarakat yang dikategorikan sebagai Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Namun, dari jumlah itu, hanya 4 klaster yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi,” ujarnya, Rabu, 6 Agustus 2025.

Kemudian data tersebut, berasal dari hasil survei dan pemutakhiran yang terlaksanakan oleh Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

“Mereka mendapat tugas untuk memfokuskan pendataan pada empat klaster utama sesuai kewenangan provinsi. Dari hasil tersebut, terdata lebih dari 10 ribu individu yang termasuk dalam PPKS,” jelas Aswarodi.

Lalu ia menambahkan, pendataan tersebut memiliki peran strategis dalam menyusun program sosial yang tepat sasaran. “Data ini menjadi dasar penting bagi pemerintah untuk memahami kondisi riil masyarakat. Bukan sekadar kebutuhan administratif,” imbuhnya.

Kemudian ia menekankan pentingnya integrasi data melalui sistem Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Sistem ini akan menjadi rujukan dalam penyaluran bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH) agar lebih efektif dan menyeluruh.

“Empat klaster ini menjadi fokus utama dari intervensi program sosial kami. Termasuk pengurangan angka kemiskinan, pemberdayaan penyandang disabilitas, serta penguatan struktur keluarga rentan,” tambahnya.

Selanjutnya Aswarodi juga menyampaikan bahwa pelaksanaan program sosial tersebut tidak hanya dilakukan oleh pemerintah. Pemprov juga melibatkan berbagai pihak, termasuk Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS), sektor swasta, dan pelaku industri.

“Melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Gubernur menargetkan adanya sinergi lintas sektor untuk memperluas jangkauan bantuan. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi adalah kunci,” tutupnya.

Tags: AswarodiBantuan Sosialdata tunggal sosial ekonomi nasionaldinas sosialDTSENkelompok tuna sosialKepala Dinas Sosial Lampungkondisi rentanlanjut usiaLembaga Kesejahteraan SosialLKSpelaku industriPemerintahPemerintah ProvinsiPemerlu Pelayanan Kesejahteraan SosialPenyandang disabilitasPKHPPKSProgram Keluarga HarapanProvinsi LampungRencana Pembangunan Jangka Menengah DaerahRPJMDsektor swastasurvei dan pemutakhiranTenaga Kesejahteraan Sosial KecamatanTKSK
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Pengamat Hukum dan Kebijakan Publik, Hardjuno Wiwoho menyoal pencabutan HGU SGC.

Pengamat Hukum Hardjuno Nilai Pencabutan HGU SGC Bisa Rusak Kredibilitas Investasi Indonesia

bySri Agustina
26/01/2026

Jakarta (Lampost.co)--Pencabutan Hak Guna Usaha (HGU) Sugar Group Companies (SGC) seluas 85.000 hektare di Provinsi Lampung oleh Menteri Agraria dan...

Langit mendung menyelimuti Masjid Raya Al Bakrie Bandar Lampung dan sekitarnya. BMKG menyampaikan prakiraan cuaca Lampung berawan berpotensi hujan. (Foto: Triyadi Isworo/Lampost.co)

Senin, 26 Januari 2026, Lampung Berawan Berpotensi Hujan

byTriyadi Isworo
26/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan prakiraan cuaca harian. Senin, 26 Januari 2026, cuaca Provinsi...

Gempa bumi terjadi di wilayah Tanggamus, Senin, 26 Januari 2026 pukul 00:27:20 WIB dengan kekuatan 2.7 magnitudo. Dok BMKG

Tanggamus Diguncang Gempa 2.7 Magnitudo

byTriyadi Isworo
26/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan informasi gempa bumi. Gempa bumi terjadi pada wilayah Tanggamus,...

Berita Terbaru

Pengamat Hukum dan Kebijakan Publik, Hardjuno Wiwoho menyoal pencabutan HGU SGC.
Advertorial

Pengamat Hukum Hardjuno Nilai Pencabutan HGU SGC Bisa Rusak Kredibilitas Investasi Indonesia

bySri Agustina
26/01/2026

Jakarta (Lampost.co)--Pencabutan Hak Guna Usaha (HGU) Sugar Group Companies (SGC) seluas 85.000 hektare di Provinsi Lampung oleh Menteri Agraria dan...

Read moreDetails
Langit mendung menyelimuti Masjid Raya Al Bakrie Bandar Lampung dan sekitarnya. BMKG menyampaikan prakiraan cuaca Lampung berawan berpotensi hujan. (Foto: Triyadi Isworo/Lampost.co)

Senin, 26 Januari 2026, Lampung Berawan Berpotensi Hujan

26/01/2026
Gempa bumi terjadi di wilayah Tanggamus, Senin, 26 Januari 2026 pukul 00:27:20 WIB dengan kekuatan 2.7 magnitudo. Dok BMKG

Tanggamus Diguncang Gempa 2.7 Magnitudo

26/01/2026
Pemkab Lampung Timur Apresiasi Perhatian Presiden Terhadap Konflik Manusia dan Gajah

Pemkab Lampung Timur Apresiasi Perhatian Presiden Terhadap Konflik Manusia dan Gajah

25/01/2026
Vaksinasi

Cegah Penularan Super Flu, Pemprov Sediakan Vaksinasi di Faskes

25/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.