Kotaagung (Lampost.co) — Bencana angin puting beliung menerjang Pekon Banyu Urip, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, Kamis, 2 April 2026, sekitar pukul 16.15 WIB.
Peristiwa ini terjadi karena hujan deras serta angin kencang yang menyebabkan kerusakan pada puluhan rumah warga.
Wakil Bupati Tanggamus, Agus Suranto, turun langsung meninjau lokasi bencana sekaligus menyalurkan bantuan kepada warga terdampak.
Kehadirannya itu menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang terdampak musibah.
“Kami bersama jajaran pemerintah daerah hadir langsung untuk memastikan kondisi warga serta menyalurkan bantuan yang dibutuhkan,” kata Agus Suranto di lokasi bencana, Jumat, 3 April 2026.
Bantuan yang disalurkan berupa 13 paket logistik, 13 lembar karpet, serta 13 lembar terpal untuk membantu kebutuhan darurat warga.
14 Rumah Terdampak
Berdasarkan data BPBD Kabupaten Tanggamus, sebanyak 14 rumah terdampak. Selain itu, angin kencang juga mengakibatkan pohon tumbang di sejumlah titik.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tanggamus, Irvan Wahyudi, menyampaikan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi kejadian.
“Kami langsung berkoordinasi dengan aparat pekon, kecamatan, dan Bhabinkamtibmas untuk melakukan penanganan di lokasi terdampak,” ujar Irvan Wahyudi.
Ia memastikan tidak ada korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi akibat peristiwa tersebut.
“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi dalam kejadian ini,” jelasnya.
Selain itu, BPBD bersama pemerintah daerah juga telah menyalurkan bantuan tambahan guna meringankan beban masyarakat terdampak.
“Kami juga sudah menyalurkan bantuan logistik kepada warga yang terdampak untuk meringankan beban mereka,” tambah Irvan Wahyudi.
Saat ini, kondisi di lokasi telah kondusif dan warga mulai kembali beraktivitas. Meski demikian, masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada. Terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi yang berpotensi menimbulkan bencana susulan,” tutupnya.








