Kalianda (lampost.co)–Arus balik penumpang dan kendaraan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, mengalami peningkatan signifikan pada Selasa malam, 17 Februari 2026. Ribuan kendaraan pribadi dan bus antarprovinsi mulai memadati area kantong parkir, baik di dermaga eksekutif maupun reguler, menyusul berakhirnya masa libur panjang Tahun Baru Imlek 2026.
Data PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni menunjukkan lonjakan volume kendaraan menuju Pelabuhan Merak, Banten, mulai terasa sejak Selasa malam. Tren kenaikan ini terjadi karena masyarakat harus kembali beraktivitas normal pada keesokan harinya.
Humas PT ASDP Pelabuhan Bakauheni Syaifulahil M Harahap, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menyiagakan personel gabungan untuk menjamin kelancaran penyeberangan.
“Meskipun volume kendaraan padat, kami telah melakukan berbagai upaya pencegahan agar perjalanan masyarakat tetap lancar dan aman,” ujar Syaiful saat memberikan keterangan di area pelabuhan.
Strategi Penguraian
Guna mengantisipasi antrean panjang, ASDP menerapkan sejumlah langkah strategis di lapangan. Petugas gabungan kini fokus mengatur alur masuk kendaraan dan menerapkan rekayasa lalu lintas di dalam kawasan pelabuhan.
Selain itu, manajemen ASDP mempercepat proses bongkar muat kapal (tukar haluan) untuk mempersingkat waktu tunggu penumpang. Strategi ini terbukti efektif mencegah penumpukan kendaraan yang berlebihan di area terminal.
“Kami bertugas mengatur arus kendaraan secara ketat dan mempercepat proses di dermaga agar tidak ada penumpukan penumpang yang mengganggu kenyamanan,” tambahnya.
Manajemen mengimbau para pengguna jasa untuk tetap mengikuti arahan petugas di lapangan dan memastikan telah memiliki tiket melalui aplikasi Ferizy sebelum tiba di pelabuhan.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di Pelabuhan Bakauheni masih terpantau ramai lancar. Kondisi cuaca di Selat Sunda yang relatif bersahabat turut mendukung kelancaran operasional kapal feri yang melayani rute utama Sumatera-Jawa tersebut. (Magang/Fauzan)







