Bandar Lampung (Lampost) — Pemerintah Kota Bandar Lampung bersama KONI Kota Bandar Lampung memberikan tali asih kepada atlet peraih medali SEA Games Thailand XXXIII 2025. Penyerahan berlangsung di GOR Siger, Way Halim, Selasa (10/3).
Poin Penting:
- Pemkot Bandar Lampung memberi tali asih atlet SEA Games 2025.
- Pemkot menyiapkan pembangunan sport center 50 hektare di Kemiling.
- Atlet peraih medali menerima bonus Rp25 juta hingga Rp50 juta.
Kegiatan tersebut sekaligus dengan acara buka puasa bersama pengurus KONI dan para atlet. Selain itu, acara juga menjadi momentum memperkuat komitmen pembinaan olahraga di Bandar Lampung.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi kepada para atlet yang berhasil mengharumkan nama daerah di tingkat internasional.
Baca juga: Porkot Bandar Lampung 2025 Pertandingkan 28 Cabang Olahraga
Menurut Eva Dwiana, prestasi atlet Bandar Lampung terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan jumlah atlet yang tampil di ajang internasional mengalami kenaikan signifikan.
“Alhamdulillah, hari ke-20 Ramadan ini Allah swt memberikan keberkahan. Bandar Lampung terus menunjukkan prestasi terbaik,” ujarnya.
Ia menjelaskan sebelumnya hanya lima atlet Bandar Lampung yang menembus level internasional. Namun, ke depan jumlahnya bisa meningkat menjadi sekitar 20 atlet.
Karena itu, Eva Dwiana meminta KONI Bandar Lampung terus meningkatkan pembinaan olahraga. Selain itu, ia juga berharap para atlet mempertahankan prestasi yang telah mereka raih.
Menurutnya, pencapaian atlet saat ini harus menjadi motivasi bagi atlet lain. Dengan demikian semakin banyak atlet Bandar Lampung mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
“Pertahankan prestasi ini. Atlet lain juga harus ikut termotivasi meraih prestasi, bail local, nasional maupun internasional,” katanya.
Selain memberikan apresiasi, Pemkot juga menyiapkan langkah strategis bagi pengembangan olahraga. Salah satu program utama yakni pembangunan sport center terpadu.
Sport center tersebut akan dibangun di wilayah Kemiling dengan luas sekitar 50 hektare. Kawasan itu akan dilengkapi berbagai fasilitas olahraga untuk sejumlah cabang olahraga.
Rencananya, fasilitas tersebut meliputi lapangan atletik, softball, hingga sepak bola. Selain itu, pemerintah juga akan menyiapkan berbagai sarana olahraga pendukung lainnya.
Dengan pembangunan sport center tersebut, harapannya Bandar Lampung memiliki fasilitas olahraga yang lengkap. Bahkan jumlah lapangan olahraga di kawasan itu tersebut akan menjadi yang terbanyak di Sumatra.
Dorong Pembinaan Atlet
Eva Dwiana yang juga katua KONI Bandar Lampung menilai keberadaan fasilitas tersebut sangat penting bagi pembinaan atlet. Selain itu, fasilitas itu juga dapat menjadi lokasi penyelenggaraan berbagai kejuaraan olahraga.
“Ke depan Bandar Lampung memiliki lokasi pertandingan sendiri. Jadi tidak perlu lagi meminjam tempat,” ujarnya.
Ia juga berharap fasilitas tersebut dapat mendorong Bandar Lampung menjadi tuan rumah berbagai event olahraga besar. Dengan demikian pembinaan atlet lokal dapat berjalan lebih optimal.
Pada kesempatan itu, pemerintah juga memberikan tali asih kepada para atlet dan pelatih berprestasi. Bantuan tersebut menjadi bentuk penghargaan atas kerja keras mereka.
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan hadiah umrah bagi atlet berprestasi di ajang SEA Games. Harapannya, program tersebut dapat menjadi motivasi tambahan bagi para atlet.
Salah satu atlet yang menerima penghargaan adalah Nabila Maharani. Atlet tinju tersebut meraih perak pada SEA Games Thailand dan mendapat bonus Rp50 juta.
Nabila mengaku bangga atas perhatian yang diberikan pemerintah daerah. Ia juga berterima kasih atas dukungan yang selama ini diterimanya.
“Terima kasih atas perhatian pemerintah. Kami akan terus berlatih dan berdoa agar bisa meraih prestasi lebih tinggi,” katanya.
Selain Nabila, sejumlah atlet lainnya juga menerima tali asih. Mereka berasal dari beberapa cabang olahraga yang meraih medali di SEA Games.
Atlet baseball 5 Bachtiar Sanjaya menerima bonus Rp50 juta setelah meraih perak. Kemudian atlet karate Nur Halim Arlendi juga memperoleh bonus Rp50 juta untuk perak.
Sementara itu dua atlet baseball yang turun di kategori mens, yakni Akbar Kurniawan dan M. Vendy Kurniawan yang meraih perunggu masing-masing menerima Rp25 juta. Tidak hanya atlet, pemerintah juga memberikan apresiasi kepada pelatih baseball Mahyudi Dwi Septian yang menerima tali asih Rp15 juta.
Selain meningkatkan kualitas latihan, KONI juga akan memperluas pembinaan usia dini. Program tersebut diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet baru berprestasi.
Dengan dukungan fasilitas dan pembinaan yang baik, Bandar Lampung optimistis mampu melahirkan lebih banyak atlet internasional. Hal itu sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai salah satu pusat pembinaan olahraga di Sumatra.








