Bandar Lampung (Lampost.co)– Bubur sumsum ternyata salah satu menu yang paling banyak penggemar untuk menjadi santapan berbuka puasa.
Seperti bubur sumsum di Jalan Antasari, Kedamaian, Bandar Lampung, yang laris manis saat sore hari atau menjelang berbuka puasa.
Pedagang bubur sumsum, Heru Widianto mengatakan selama bulan Ramadan ini dagangannya selalu habis terjual.
“Alhamdulillah tiga hari puasa ini bubur habis terjual, bahkan masih ada saja yang mau beli lagi,” ujarnya, Senin, 3 Maret 2025.
Heru mengeklaim bahan baku pembuatan bubur sumsumnya menggunakan bahan yang aman dan layak konsumsi.
“Bahannya yakni beras giling, tepung ketan buat biji salak, ketan hitam, kacang hijau, santan dan gula merah. Bahan sesuai standar dan aman konsumsi,” katanya.
Ia menuturkan harga jual bubur tidak terlalu mahal, satu mangkoknya Rp10 ribu.
“Harga dan isi enggak berubah, sama seperti hari biasa. Satu mangkoknya tetap Rp10 ribu saja,” paparnya.
Menu Favorit
Sementara itu, pembeli, Novalia Sari mengatakan bubur sumsum ini merupakan salah satu menu favorit untuk menemani berbuka puasa.
“Saya kalau bukan puasa enggak bisa langsung makan nasi. Jadi gantinya pakai bubur sumsum ini,” katanya.








