Bandar Lampung (Lampost.co)— Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendeteksi gempa berkekuatan 4,8 magnitudo mengguncang Pesisir Barat, Lampung pada, Senin, 7 Oktober pagi, sekitar pukul 07.32 WIB.
Berdasarkan laman resmi dari BMKG disebutkan bahwa lokasi gempa Pesisir Barat, ini berada pada koordinat 6.93LS, 103.30BT. Dengan episenter gempa berada di laut 205 km barat daya Pesisir Barat Lampung.
Sekretaris BPBD Pesisir Barat Hermansyah mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan terkait adanya kerusakan rumah warga akibat gempa bumi itu.
“Untuk kerusakan tidak ada. Bahkan warga banyak yang tidak merasakan gempa tersebut,” katanya.
Atas kejadian itu, ia mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada dan tidak panik.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Pesisir Barat agar tetap tenang,” ujarnya.
BMKG tidak melaporkan adanya potensi tsunami akibat gempa tersebut. Namun mengimbau masyarakat untuk waspada atas kemungkinan gempa susulan.
Sementara itu, Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Daryono mengatakan bahwa pusat gempa berada di laut pada kedalaman 10 kilometer. Berjarak sekitar 133 kilometer dari arah barat daya Pesisir Barat.
Getaran gempa juga dirasakan di Kota Liwa, Bengkunat, Kotaagung, dan OKU Selatan di Sumatera Selatan dengan skala intensitas III-II MMI.
BMKG memastikan gempa tersebut adalah gempa dangkal pemicunya akibat aktivitas subduksi lempeng dengan mekanisme pergerakan naik.
Hasil pengamatan tim Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG menunjukkan ada dua gempa susulan dengan skala 3,5 magnitudo hingga pukul 20.30 WIB. Meski demikian, belum ada laporan dampak kerusakan.
“Megathtust event. Tidak berpotensi menimbulkan tsunami,” katanya.
Untuk itu pula BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada seraya tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat di pertanggungjawabkan kebenarannya sampai hasil analisa peristiwa menyeluruh laporan oleh BMKG.
Hasil analisa tersebut biasa didapatkan masyarakat dengan cara mengakses aplikasi daring InfoBMKG. Media sosial infoBMKG, atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat.