Seluruh anggaran yang tersedia harus terealisasikan melalui kegiatan nyata dan tepat sasaran. Hal ini juga sesuai amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.
Bandar Lampung (Lampost.co) – Sosialisasi dan pendidikan pemilih perlu menyentuh semua segmen masyarakat. Terutama pada masa non tahapan dan menyambut Pemilu 2029.
Hal tersebut tersampaikan oleh Anggota KPU Provinsi Lampung Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, Dedi Fernando. Dalam keterangan, Kamis, 14 Mei 2026, ia mengatakan meski belum masuk tahapan, maksimalisasi Sosialisasi perlu terlaksanakan.
“Sosialisasi, pendidikan pemilih, partisipasi masyarakat atau Sosdiklih Parmas merupakan program prioritas nasional. Ini tetap harus dijalankan secara optimal meskipun di tengah kondisi efisiensi anggaran,” katanya.
Kemudian ia menegaskan bahwa seluruh anggaran yang tersedia harus terealisasikan melalui kegiatan nyata dan tepat sasaran. Hal ini juga sesuai amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.
Selain itu, Dedi juga mengingatkan agar pelaksanaan kegiatan sosialisasi tidak hanya berfokus pada satu kelompok pemilih saja. Namun mencakup berbagai segmen prioritas seperti pemilih pemula, pemilih muda, pemilih rentan, penyandang disabilitas. Bahkan masyarakat wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal).
“Kita juga mendorong KPU Kabupaten/Kota untuk melibatkan narasumber eksternal dari berbagai stakeholder,” katanya.
Selanjutnya KPU Provinsi Lampung berharap pelaksanaan program sosialisasi dan pendidikan pemilih tahun 2026 dapat berjalan efektif dan tepat sasaran. Kemudian mampu meningkatkan partisipasi serta kualitas demokrasi masyarakat Provinsi Lampung.
Sebelumnya, KPU Provinsi Lampung melaksanakan Rapat Koordinasi Percepatan Kegiatan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih (Sosdiklih Parmas). Kegiatan bersama KPU Kabupaten/Kota ini berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu, 13 Mei 2026.
Rapat koordinasi terlaksanakan dalam rangka membahas rencana pelaksanaan program Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Tahun 2026. Termasuk timeline kegiatan serta optimalisasi penggunaan anggaran masing-masing satuan kerja.
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update