Masyarakat Diminta Kawal SPMB Bersih Demi Wujudkan Generasi Indonesia Emas

Ia menilai pendidikan menjadi fondasi penting dalam menciptakan sumber daya manusia unggul menuju cita-cita Indonesia Emas 2045.

Editor Nur, Penulis Atika
Jumat, 08 Mei 2026 20:18 WIB
Masyarakat Diminta Kawal SPMB Bersih Demi Wujudkan Generasi Indonesia Emas
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan.Lampostco/Atika Oktaria.
Iklan Artikel 1

Bandar Lampung (Lampost.co) — Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan menegaskan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Ini merupakan langkah besar pemerintah dalam menciptakan sistem pendidikan yang lebih adil, transparan, dan inklusif.

Hal itu Marindo sampaikan saat pelaksanaan deklarasi SPMB bersih di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Menurutnya, pelaksanaan SPMB tahun ini mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 3 Tahun 2025 tentang Sistem Penerimaan Murid Baru.

Ia menjelaskan, aturan tersebut menjadi penyempurnaan dari sistem sebelumnya guna meningkatkan transparansi. Efektivitas, dan keadilan dalam penerimaan peserta didik baru, baik secara nasional maupun di Provinsi Lampung.

Iklan Artikel 2

“Pemerintah ingin memastikan pendidikan benar-benar inklusif. Sekolah adalah milik semua anak tanpa memandang latar belakang. kondisi ekonomi, maupun bakat yang dimiliki,” ujar Marindo.

Iklan Artikel 3

Lingkungan Belajar

Menurutnya, seluruh anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan dan berkembang di lingkungan belajar yang menghargai keberagaman.

Ia menilai pendidikan menjadi fondasi penting dalam menciptakan sumber daya manusia unggul menuju cita-cita Indonesia Emas 2045.

“Anak-anak yang mendaftar sekolah hari ini adalah calon pemimpin bangsa 20 tahun mendatang. Karena itu fondasi pendidikan mereka harus dibangun dengan kejujuran dan sistem yang bersih,” katanya.

Marindo mengungkapkan, Pemprov Lampung terus melakukan pembenahan sistem pendaftaran dengan memperjelas persyaratan serta memastikan kuota penerimaan di setiap sekolah digunakan secara maksimal dan tepat sasaran.

Khusus jenjang SMA, terdapat empat jalur penerimaan yang dibuka yakni jalur domisili, afirmasi, mutasi, dan prestasi.

Ia menyebut aturan pelaksanaan tahun ini terbuat lebih detail dan tegas agar penerimaan siswa berjalan sesuai prinsip keadilan.

“Tujuannya sederhana, agar siswa yang rumahnya dekat sekolah mendapat prioritas, masyarakat kurang mampu benar-benar terlindungi, dan siswa berprestasi memperoleh kesempatan terbaik,” jelasnya.

Meski demikian, Marindo menekankan keberhasilan SPMB tidak hanya bergantung pada sistem, tetapi juga dukungan seluruh pihak mulai dari sekolah, orang tua hingga masyarakat.

Pelayanan Maksimal

Ia meminta pihak sekolah memberikan pelayanan maksimal dan membantu orang tua yang masih mengalami kesulitan memahami mekanisme pendaftaran.

Sementara kepada para orang tua, Marindo mengajak agar mendampingi anak-anak dengan cara yang jujur tanpa mencari jalan pintas dalam proses penerimaan sekolah.

“Kalau kita ingin anak-anak menjadi generasi yang sukses dan berintegritas, maka keteladanan itu harus dimulai sejak proses pendaftaran sekolah,” tegasnya.

Ia berharap pelaksanaan SPMB di Lampung dapat menjadi contoh sistem penerimaan murid baru yang bersih, transparan dan berintegritas di Indonesia.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI