• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Kamis, 22/01/2026 18:18
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Lampung Bandar Lampung

Penghapusan Jurusan Agar Tidak Jadi Program Percobaan

NurIhwana HaulanbyNurandIhwana Haulan
25/07/24 - 21:13
in Bandar Lampung, Pendidikan
A A
Penghapusan Jurusan Agar Tidak Jadi Program Percobaan

Bandar Lampung (Lampost.co)–Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) menghapus jurusan IPA, IPS, dan Bahasa di jenjang pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA). Penghapusan ini diterapkan mulai tahun ajaran 2024/2025 dan diharapkan membuat siswa bebas memilih mata pelajaran sesuai minat.

Pemerhati pendidikan Universitas Lampung, M Thoha B Sampurna Jaya, menyebut meskipun kebijakan ini dinilai mengedepankan asas keadilan, namun jangan sampai hanya program percobaan semata.

Hal ini diperkuat dengan masa jabatan Mendikbudristek, Nadiem Makarim yang hanya tinggal menghitung bulan.

Ia khawatir pada saat pergantian menteri, kebijakan ini tidak lagi diteruskan, atau bahkan dibuat kebijakan baru.

“Karena kan selama ini begitu ganti menteri, ganti juga kebijakannya. Contoh sebelumnya belum selesai kurikulum 2013 zaman Pak Anis, muncul lagi yang baru Kurikulum mMerdeka. Kan kasian baik guru maupun anak didiknya,” keluhnya.

Akademisi FKIP Unila itu menilai, kebijakan yang terlalu sering berubah-ubah tanpa ada keberlanjutan akan membuat sektor pendidikan menjadi sulit berkembang.

“Dampaknya ya pendidikan kita nggak akan pernah maju-maju, muter-muter aja di situ,” ujarnya.

Kebijakan dihapuskannya jurusan IPA, IPS, dan Bahasa ini juga dinilai memberikan dampak positif dan negatif.

Untuk dampak positifnya, kata Thoha dengan adanya penghapusan ini, siswa dapat bebas memilih jurusan yang sesuai dengan keinginannya.

Keuntungannya, sejak awal siswa sudah mampu menentukan jurusan yang akan diambil ketika hendak melanjutkan ke perguruan tinggi.

Kemudian pembagian jurusan IPA dan IPS juga tak dapat dipungkiri menyebabkan adanya ketidakadilan.

Sebab siswa dengan jurusan IPA memungkinkan untuk mengambil jurusan IPA dan IPS. Sementara siswa IPS hanya diperbolehkan mengambil jurusan IPS.

“Ini kan tidak adil, jadi kalau memang sudah ngambilnya IPA ya itu dia ngambil saintek, tidak boleh ambil yang sosial,” ucapnya.

Kemudian dampak negatifnya, Thoha menilai kebijakan ini dapat menimbulkan permasalahan baru dalam manajemen waktu tenaga pendidik.

Tidak adanya pembagian jurusan memungkinkan adanya beberapa guru  mata pelajaran tertentu yang tidak mendapatkan banyak jam mengajar akibat minimnya antusiasi siswa dalam memilih mapel tertentu.

Akibatnya tenaga pendidik menjadi tidak mampu memenuhi kewajiban mengajar 24 jam/minggu sebagai syarat mendapatkan tunjangan.

“Itu juga harus dipertimbangkan, maka dengan adanya penghapusan ini harus ada penyesuaian-penyesuaian baru yang harus diatur kembali secara matang,” ungkapnya.

Tags: jurusanpengamat pendidikanSMAUnila
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Tingkatkan Literasi, Ratusan Siswa SDN Teladan Kunjungi Lampung Post

Tingkatkan Literasi, Ratusan Siswa SDN Teladan Kunjungi Lampung Post

byMustaan
22/01/2026

BANDAR LAMPUNG (lampost.co) — Upaya menumbuhkan budaya literasi sejak dini terus dilakukan dunia pendidikan. Ratusan siswa SDN Teladan, yang terdiri...

Madrasah Mesti Tampil Jadi Simbol Kemajuan

Madrasah Mesti Tampil Jadi Simbol Kemajuan

byWandi Barboyand1 others
21/01/2026

Jakarta (Lampost.co): Madrasah harus tampil sebagai simbol kemajuan yang tidak hanya unggul dalam ilmu keagamaan, tetapi juga kuat dalam penguasaan...

Minimalisasi Kesalahan, MAN 1 Bandar Lampung Dampingi Siswa Buat Akun PMB

Minimalisasi Kesalahan, MAN 1 Bandar Lampung Dampingi Siswa Buat Akun PMB

byWandi Barboyand1 others
21/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co): Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bandar Lampung memberikan pendampingan penuh kepada 216 siswa kelas XII dalam proses...

Berita Terbaru

lisa blackpink
Hiburan

Lisa BLACKPINK Syuting Film Netflix TYGO di Bandung Barat, Intip Lokasi Eksotisnya!

byNana Hasan
22/01/2026

Jakarta (Lampost.co) - Kawasan Karst Citatah kini menjadi pusat perhatian dunia perfilman internasional. Pemerintah Kabupaten Bandung Barat mengonfirmasi wilayah ini...

Read moreDetails
Tingkatkan Literasi, Ratusan Siswa SDN Teladan Kunjungi Lampung Post

Tingkatkan Literasi, Ratusan Siswa SDN Teladan Kunjungi Lampung Post

22/01/2026
Lesti Kejora

Lesti Kejora Vakum dari Dunia Hiburan, Ikuti Permintaan Rizky Billar

22/01/2026
PTBA luncurkan Golden rules v 5.0

Perkuat Budaya Keselamatan Kerja, Bukit Asam Luncurkan Golden Rules Versi 5.0

22/01/2026
Pengamat Dorong Pemprov Lampung Tertibkan Pajak Alat Berat

Pemprov Tertibkan Data Alat Berat untuk Genjot PAD dari Pajak

22/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.