Bandar Lampung (Lampost.co)–Menghadapi tantangan zaman, perempuan terutama ibu-ibu untuk terus meningkatkan kapasitas diri, khususnya dalam penguasaan teknologi digital.
Hal itu yang menyampaikan, Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana, usai gelar upacara memperingati Hari Ibu ke-97 di halaman kantor Pemerintah Kota setempat, Senin 22 Desember 2025.
“Ibu-ibu harus melek digital agar bisa membimbing anak-anaknya. Sekaligus menjadi benteng keluarga dari pengaruh negatif, termasuk radikalisme,” ujarnya.
Baca juga: Perempuan Tonggak Penggerak Ekonomi dan Kesehatan
Eva menekankan bahwa pentingnya peran perempuan dalam pencegahan stunting. Melalui penguatan pola asuh dan kesehatan keluarga, terutama menyongsong tahun 2026, menuntut perempuan untuk terus beradaptasi.
“Saya mengajak seluruh perempuan di Bandar Lampung untuk terus belajar dan berinovasi dalam penguasaan teknologi digital. Agar mampu melindungi dan membimbing anak-anak dari pengaruh negatif dunia maya,” ungkapnya.
Ia juga mengajak perempuan untuk saling menguatkan dan membangun jejaring kepedulian antar sesama. Menurutnya, kolaborasi antarperempuan menjadi kunci dalam menghadapi persoalan sosial di tingkat keluarga dan lingkungan.
“Tidak boleh ada perempuan yang merasa sendirian. Kita harus saling menguatkan dan menjaga ketahanan keluarga sebagai benteng utama masyarakat,” tuturnya.
Ia berharap momentum Hari Ibu ini menjadi pengingat bahwa perempuan memiliki peran strategis dan berkelanjutan dalam pembangunan daerah.
“Perempuan maju, Bandar Lampung unggul. Ini bukan slogan, tetapi kebutuhan nyata pembangunan kota,” pungkasnya.








