Rekan Pelaku Curanmor di Sukarame Diburu Polisi

Polisi terus memburu satu pelaku curanmor yang kabur di Sukarame. Penyelidikan juga mengarah pada dugaan jaringan pencurian kendaraan bermotor di Bandar Lampung.

Editor Lulu, Penulis Asrul Septian Malik
Jumat, 22 Mei 2026 21.14 WIB
Rekan Pelaku Curanmor di Sukarame Diburu Polisi
Ilustrasi curanmor. (Dok. Lampost.co)

Bandar Lampung (Lampost.co) — Polisi masih memburu rekan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang kabur di Sukarame, Bandar Lampung. Pelaku melarikan diri saat warga mengamankan rekannya pada Kamis pagi, 21 Mei 2026.

Poin Penting:

  • Polisi memburu satu pelaku curanmor yang kabur.

  • Korban merupakan pemilik rumah makan ayam geprek.

  • Polisi mendalami dugaan jaringan curanmor di Bandar Lampung.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Pulau Sebesi, belakang kampus Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL). Kawasan tersebut ramai aktivitas warga dan mahasiswa pada pagi hari.

Warga memergoki dua pria dengan gerak-gerik mencurigakan di sekitar lokasi parkir. Salah seorang pelaku diduga hendak mencuri sepeda motor milik warga setempat.

Baca juga: Warga Sukarame Gagalkan Curanmor

Warga kemudian melakukan pengejaran. Upaya warga berhasil mengamankan slah satu pelaku, sedangkan rekannya melarikan diri.

Pelaku yang tertangkap bernama Nuril (18), warga Lampung Timur. Polisi membawa pelaku ke Mapolsek Sukarame untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Sukarame Kompol Rohmawan membenarkan kejadian tersebut. Polisi kini fokus memburu satu pelaku lain yang identitasnya sudah ada ditangan petugas. “Pelaku lain sudah teridentifikasi dan sedang kami buru,” kata Rohmawan, Jumat, 22 Mei 2026.

Menurut polisi, dugaannya Nuril hendak mencuri sepeda motor milik Emi (50) tahun. Korban merupakan pemilik rumah makan ayam geprek di kawasan tersebut.

Warga yang kesal sempat mengerumuni pelaku sebelum polisi tiba. Aparat kemudian mengendalikan situasi agar tidak terjadi tindakan berlebihan.

Dugaan Komplotan

Polisi juga menemukan sejumlah barang bukti dari tangan pelaku. Dugaannya, barang tersebut akan pelaku gunakan untuk mendukung aksi pencurian kendaraan bermotor.

Petugas mengamankan kunci leter T yang biasa untuk membobol kendaraan. Selain itu, polisi menyita senjata tajam jenis badik. “Kami amankan barang bukti berupa senjata tajam,” ujar Rohmawan.

Kapolsek Sukarame juga menyebut pelaku tidak bekerja sendiri. Polisi menduga mereka bagian dari komplotan pencurian kendaraan bermotor di Bandar Lampung.

Saat ini, penyidik masih mendalami jaringan dan pola aksi kelompok tersebut. Polisi juga memetakan sejumlah lokasi yang diduga pernah menjadi sasaran pelaku. “Pelaku ini tidak beraksi sendiri. Satu rekannya berhasil kabur dan masih dalam pengejaran,” katanya.

Polisi turut menyelidiki kemungkinan keterlibatan pelaku dalam kasus curanmor lain. Penyelidikan mencakup wilayah Bandar Lampung dan daerah sekitarnya. “Kami masih memetakan lokasi komplotan ini beraksi,” ujarnya.

Kasus pencurian kendaraan bermotor masih menjadi perhatian aparat kepolisian. Karena itu, masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat memarkir kendaraan.

Polisi mengimbau warga menggunakan kunci tambahan untuk mengurangi risiko pencurian. Pemilik kendaraan juga untuk memilih lokasi parkir yang aman dan mudah mengawasinya.

Selain itu, masyarakat untuk segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan. Langkah cepat warga bisa membantu polisi mengungkap tindak kejahatan jalanan.

Peristiwa tersebut menunjukkan tingginya peran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Namun, polisi tetap mengingatkan warga agar tidak bertindak main hakim sendiri.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI