• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Kamis, 29/01/2026 23:00
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Lampung

BKSDA Dorong Pemberdayaan Warga Penyangga Kawasan Konservasi Lampung

AtikabyAtika
29/01/26 - 22:34
in Lampung
A A
BKSDA Dorong Pemberdayaan Warga Penyangga Kawasan Konservasi Lampung

Bandar Lampung (Lampost.co) — Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Lampung terus memperkuat komitmen pemberdayaan warga sekitar kawasan konservasi sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian alam sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.

Berbagai program telah BKSDA rancang secara terarah dengan menyasar wilayah penyangga kawasan konservasi di Provinsi Lampung.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam Bengkulu, Agung Nugroho, menegaskan bahwa pemberdayaan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga kawasan konservasi agar tetap lestari.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat secara aktif akan menciptakan rasa memiliki sekaligus tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.

Baca juga : Peningkatan Pengawasan terhadap Penyelundupan Satwa Mendapat Apresiasi

“BKSDA mendorong masyarakat agar mampu mengelola potensi alam secara berkelanjutan. Ketika masyarakat memperoleh manfaat ekonomi yang legal dan ramah lingkungan, tekanan terhadap kawasan konservasi dapat berkurang,” ujar Agung Nugroho.

BKSDA Lampung menentukan lokasi pemberdayaan berdasarkan tingkat ketergantungan masyarakat terhadap kawasan, potensi sumber daya alam yang dapat dikembangkan, ketersediaan jasa lingkungan, serta kemauan masyarakat untuk tumbuh dan berdaya.

Dalam pelaksanaannya, BKSDA menerapkan pendekatan partisipatif dengan melibatkan masyarakat sejak tahap perencanaan.

“Program pemberdayaan tersebut bertujuan menekan degradasi hutan dan kawasan konservasi sekaligus membuka peluang sumber penghasilan alternatif bagi masyarakat,” kata dia.

Secara umum, BKSDA Lampung menjalankan program melalui beberapa tahapan, mulai dari penggalian informasi dan potensi lokal, penguatan kelembagaan masyarakat, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga dukungan pengembangan usaha produktif.

“Salah satu fokus utama pemberdayaan menyasar masyarakat sekitar Cagar Alam dan Cagar Alam Laut Kepulauan Krakatau. BKSDA melaksanakan program tersebut di Pulau Sebesi yang berfungsi sebagai daerah penyangga kawasan,” ujar dia.

Sejak 2011, pemerintah menetapkan Pulau Sebesi sebagai Model Desa Konservasi karena posisinya yang strategis serta potensi sumber daya alam produktif yang dapat masyarakat kelola secara berkelanjutan.

Pemberdayaan masyarakat

BKSDA Lampung juga mengembangkan pemberdayaan masyarakat sekitar Kawasan Ekosistem Esensial Lahan Basah Tulang Bawang. Program berlangsung di Kampung Bujung Dewa, Kabupaten Tulang Bawang Barat, serta Kampung Bumi Aji KNPI, Kabupaten Tulang Bawang.

Tingginya ketergantungan warga terhadap ekosistem lahan basah, potensi keanekaragaman hayati, serta peluang wisata menjadi pertimbangan utama pemilihan lokasi tersebut.

Agung Nugroho menambahkan bahwa sinergi antara konservasi dan pemberdayaan masyarakat harus terus diperkuat agar kawasan tetap lestari dan masyarakat memperoleh manfaat nyata. “

“Konservasi tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan dan peran aktif masyarakat menjadi fondasi utama keberhasilan pengelolaan kawasan,” pungkasnya.

Tags: BKSDAbksda lampunghewanHutan.konsertasi bksdaKonservasikonservasi hutanLAMPUNGtanamanTumbuhan
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Penghargaan Ombudsman Jadikan Pelayanan Publik Nyata Dirasakan Masyarakat

Penghargaan Ombudsman Jadikan Pelayanan Publik Nyata Dirasakan Masyarakat

byRicky Marlyand1 others
29/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pengamat Kebijakan Publik, Dedy Hermawan, menilai penghargaan opini tertinggi yang diraih Pemprov Lampung dari Ombudsman RI...

BKSDA Nilai Lampung Perlu UPT Khusus untuk Kawasan Konservasi

BKSDA Nilai Lampung Perlu UPT Khusus untuk Kawasan Konservasi

byAtika
29/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) — Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu, Agung Nugroho, menilai Provinsi Lampung membutuhkan Unit Pelaksana...

Pemprov Lampung Dorong Pembentukan UPT Khusus untuk Perkuat Konservasi

Pemprov Lampung Dorong Pembentukan UPT Khusus untuk Perkuat Konservasi

byAtika
29/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) — Pemerintah Provinsi Lampung menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penguatan kelembagaan konservasi melalui pembentukan Unit Pelaksana Tekknis...

Berita Terbaru

Penghargaan Ombudsman Jadikan Pelayanan Publik Nyata Dirasakan Masyarakat
Lampung

Penghargaan Ombudsman Jadikan Pelayanan Publik Nyata Dirasakan Masyarakat

byRicky Marlyand1 others
29/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pengamat Kebijakan Publik, Dedy Hermawan, menilai penghargaan opini tertinggi yang diraih Pemprov Lampung dari Ombudsman RI...

Read moreDetails
Ketua Eksekutif Kota LMND Bandar Lampung, Marco Fadhillah.

LMND Bandar Lampung Dukung SMA Siger Jadi Solusi Tekan Angka Putus Sekolah 2026

29/01/2026
BKSDA Dorong Pemberdayaan Warga Penyangga Kawasan Konservasi Lampung

BKSDA Dorong Pemberdayaan Warga Penyangga Kawasan Konservasi Lampung

29/01/2026
BKSDA Nilai Lampung Perlu UPT Khusus untuk Kawasan Konservasi

BKSDA Nilai Lampung Perlu UPT Khusus untuk Kawasan Konservasi

29/01/2026
Pemprov Lampung Dorong Pembentukan UPT Khusus untuk Perkuat Konservasi

Pemprov Lampung Dorong Pembentukan UPT Khusus untuk Perkuat Konservasi

29/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.