BRT Itera Hadirkan Transportasi Massal Berbasis AI dan Laboratorium Berjalan

Editor Barboy, Penulis Atika
Rabu, 29 April 2026 08.40 WIB
BRT Itera Hadirkan Transportasi Massal Berbasis AI dan Laboratorium Berjalan

Bandar Lampung (Lampost.co): Institut Teknologi Sumatera (Itera) secara resmi meluncurkan layanan mobilitas terbarunya, yakni Bus Rapid Transit (BRT) Itera.

Itera menghadirkan moda transportasi massal ini bukan hanya untuk mengurai masalah mobilitas sivitas akademika. Itera juga merancang BRT sebagai inisiator dan model pembelajaran berbasis teknologi terdepan.

Rektor Itera, Prof. I Nyoman Pugeg Aryantha, menyampaikan bahwa peluncuran BRT ini mewujudkan kontribusi nyata Itera di bidang transportasi umum.

Prof. Nyoman menegaskan bahwa Itera akan memfungsikan BRT sebagai sarana riset terintegrasi bagi para mahasiswa dan akademisi.

“Insyaallah kita niatkan menjadi inisiator dan model pembelajaran. Kami utamakan armada ini untuk ajang pembelajaran bidang studi yang terkait, seperti transportasi, pengembangan wilayah dan kota, serta aspek keilmuan lainnya. BRT Itera akan menjadi medan penelitian,” ujar Prof. Nyoman.

Mahasiswa dan civitas akademika Itera yang berdomisili di sekitar Bandar Lampung sangat membutuhkan kehadiran moda transportasi ini secara substansial.

Prof. Nyoman menjelaskan, BRT ini akan menghubungkan trayek dalam kota menuju kampus.

Itera akan mengintegrasikan layanan ini dengan sistem transportasi internal setibanya di area kampus.

“Di dalam kampus, transportasi internal akan meneruskan mobilitas. Kementerian menyumbang transportasi internal tersebut. Kami akan mengoperasikan tujuh bus lagi, baik untuk rute internal maupun di jalur-jalur lain,” tambahnya.

Itera juga memfokuskan BRT Itera untuk mendukung isu keberlanjutan energi, lebih dari sekadar alat transportasi.

Prof. Nyoman mengungkapkan bahwa operasional bus ini akan mewadahi pembelajaran terkait penggunaan bahan bakar yang ramah lingkungan.

Penerapan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dalam sistem manajemen transportasinya menjadi inovasi paling menonjol dari BRT Itera.

“Kita akan melibatkan teknologi terkini yang berbasiskan Artificial Intelligence. Dengan teknologi ini, kita bisa memantau posisi bus secara real-time dari waktu ke waktu. Lebih penting lagi, untuk aspek keamanan, sistem akan sangat cepat menginformasikan jika terjadi sesuatu di lapangan,” tegas Prof. Nyoman.

Dukungan

Rektor Itera meminta dukungan penuh dari jajaran pemerintahan dan masyarakat luas. Menurutnya, perkembangan pesat wilayah Lampung di masa mendatang mengharuskan kehadiran moda transportasi massal yang baik.

“Sebuah kota yang insyaallah akan berkembang pesat di masa akan datang membutuhkan ini, terlebih Lampung akan mewujudkan Kota Baru. Mudah-mudahan Tuhan Yang Maha Esa memberikan kelancaran untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan Kota Baru Bandar Negara,” harapnya.

Prof. Nyoman memastikan bahwa Itera akan terus mengambil peran aktif dalam pembangunan daerah. “Sekali lagi, kami dari Institut Teknologi Sumatera siap mendukung segala aspek yang berkaitan dengan pengembangan moda transportasi massal ini untuk kebaikan Lampung ke depan,” pungkasnya.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI