Pringsewu (Lampost.co)—Sejumlah pemuda yang tergabung dalam Remaja Peduli Masyarakat (RPM) rela bekerja sebagai kuli bangunan untuk mendanai perayaan HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Awalnya, para pemuda ini merencanakan sebuah lomba dan berusaha mengumpulkan dana dari anggota. Namun, dana yang terkumpul tidak mencukupi untuk kebutuhan kegiatan.
Ketua Pelaksana kegiatan, Ari Efendi, menjelaskan selain sebagai usaha untuk mengumpulkan dana, langkah ini juga merupakan upaya organisasi dalam menjalin kebersamaan antaranggota agar tetap bersatu.
“Tahun lalu kami hanya mengumpulkan dana melalui sejumlah donatur. Untuk tahun ini, kami ingin mandiri dengan cara yang berbeda, yaitu menjadi kuli bangunan,” kata Ari kepada Lampost.co, Rabu (14/8/2024).
Ari menambahkan mereka telah menyiapkan sejumlah kegiatan yang dapat dinikmati dan menghibur masyarakat di Pekon Kediri, seperti bola daster dan berbagai lomba untuk anak-anak.
“Kami berharap masyarakat dapat terhibur,” ungkapnya.
Ari juga berharap Pemerintah Pekon Kediri dapat mengalokasikan dana untuk mendukung kegiatan yang rutin setiap tahun oleh RPM.
“Tanpa adanya pemuda yang bergerak, sebuah daerah akan terasa sepi. Bahkan, memajukan daerah tanpa melibatkan pemuda akan memakan waktu lebih lama,” tegasnya.








