Dinas BMBK Lampung Siapkan Jalan Mulus hingga Siagakan Alat Berat Jelang Nataru

Editor Adi Sunaryo
Minggu, 01 Desember 2024 16:29 WIB
Dinas BMBK Lampung Siapkan Jalan Mulus hingga Siagakan Alat Berat Jelang Nataru
Perbaikan jalan di ruas Gedongtataan—Kedondong, Kabupaten Pesawaran, saat kunjungan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan bersama Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, dan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, beberapa waktu lalu. DOK ADPIM
Iklan Artikel 1

Bandar Lampung (Lampost.co)– Pemerintah Provinsi Lampung melakukan sejumlah persiapan untuk jalan mulus dalam menghadapi arus natal dan tahun baru (Nataru) hingga antisipasi musim penghujan.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, M. Taufiqullah mengatakan untuk kesiapan pihaknya terus melakukan perbaikan jalan dan menargetkan untuk penyelesaian sebelum arus mudik berlangsung.

Baca juga: Perbaikan Jalan Rusak di Kecamatan Limau Mendesak

“Sejumlah ruas-ruas (jalan) kewenangan provinsi yang dilalui sudah ada yang rampung dan dalam pekerjaan. Namun sudah dapat dilalui,” jata dia, Minggu, 1 Desember 2024.

Iklan Artikel 2

Kesiapan BMBK dalam menghadapi nataru menurutnya tidak hanya dalam sisi infrastruktur saja, melainkan juga menghadapi musim penghujan.

Iklan Artikel 3

“Kami bersama UPTD melakukan persiapan menghadapi musim hujan saat nataru. Dengan menyiagakan alat-alat berat di tempat di UPTD dan pastinya tim berjaga,” katanya.

Ia mepaparkan, bahwa terdapat tiga UPTD yang pihaknya utamakan untuk menghadapi nataru dan musim penghujan. Di mana UPTD tersebut paling banyak kendaraan melintas.

“Pertama, UPTD 1 yang siaga di seputar ruas Lempasing hingga Padang Cermin. Jalur tersebut ramai yang ramai wisatawan lalui saat nataru,” kata dia.

Kedua, tambahnya, UPTD 2 di Lampung Selatan yang siaga di Jalan Ir Sutami untuk mencegah dan memantau kemacetan di lintas tengah.

Ketiga, UPTD 5 untuk mengantisipasi dan menangani bencana alam di ruas Krui, Liwa, dan sekitarnya. Sebab jalur tersebut sering menjadi langganan longsor.

“Untuk UPTD 5 biasanya kalau musim penghujan dan nataru ini rawan longsor. Kita siapkan alat berat untuk kebutuhan kesiapansiagaan. Namun UPTD lain juga kita lakukan hal serupa,” katanya.

Kendati demikian, pihaknta juga lakukan kolaborasi bersama dengan pihak terkait. “Kolaborasi kita lakukan ya, misal dengan P2JN dan kabupaten hingga instansi terkait lainnya,” tutup dia.

Ikuti terus berita dan artikel Lampost.co lainnya di Google News

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI