Bandar Lampung (Lampost.co) – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Lampung mengajak masyarakat untuk memperkuat spiritual dan toleransi. Apalagi menyambut momentum peringatan Isra Mi’raj 1447H/2026 M.
Hal tersebut tersampaikan oleh Ketua FKUB Provinsi Lampung, Prof. M. Bahruddin. Ia mengatakan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Jumat, 16 Januari 2026 harapannya tidak hanya termaknai sebagai kegiatan seremonial. Tetapi menjadi momentum untuk memperkuat nilai spiritual dan sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Kemudian ia berharap seluruh umat beragama dapat saling menghormati dan memberikan ruang bagi umat Islam. Saat ini sedang memperingati peristiwa besar tersebut agar berlangsung dalam suasana kondusif, aman, dan harmonis.
“Pertama tentu kami berharap. Semua umat beragama dapat memberikan kesempatan kepada umat Islam. Mereka sedang merayakan Isra Mi’raj dalam suasana yang kondusif, aman, dan lancar. Serta tetap menjaga hubungan baik antar umat beragama,” kata Prof. M. Bahruddin dalam siarannya, Kamis, 15 Januari 2026.
Selanjutnya ia menekankan bahwa nilai utama Isra Mi’raj adalah perintah shalat, yang tidak hanya berdimensi ritual. Tetapi juga membentuk karakter manusia yang saleh dan berakhlak baik.
“Output dari shalat itu adalah membentuk manusia yang saleh, manusia yang baik. Dalam Al Quran tersampaikan bahwa shalat mencegah perbuatan keji dan mungkar,” katanya.
Nilai Relevan
Lalu menurutnya, kesalehan tidak hanya terwujudkan dalam hubungan vertikal antara manusia dengan Tuhan. Tetapi juga hubungan horizontal dengan sesama manusia. Nilai inilah yang relevan dengan persoalan sosial kemasyarakatan.
“Orang yang rajin shalat idealnya juga menjadi orang yang saleh dalam aktivitas sosialnya. Ada kepedulian, toleransi, dan rasa kemanusiaan tanpa melihat perbedaan agama, etnis, maupun suku,” katanya.
Kemudian ia mencontohkan, ketika terjadi musibah pada suatu daerah. Kepedulian harus tertujukan oleh seluruh elemen masyarakat. Termasuk umat Islam, meskipun daerah tersebut bukan mayoritas Muslim.
“Kalau ada musibah misalnya, umat Islam juga harus ikut peduli. Inilah bentuk kesalehan sosial yang nyata,” tambahnya.
Selanjutnya melalui peringatan Isra Mi’raj, ia berharap nilai-nilai kemanusiaan, toleransi, dan kepedulian sosial semakin menguat. Sehingga tercipta kehidupan masyarakat yang rukun dan saling memanusiakan manusia tanpa batas.








