Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan meminta Dinas Perdagangan memperkuat pengawasan pasar menyusul fluktuasi harga gula
Bandar Lampung (Lampost.co) — Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan meminta Dinas Perdagangan memperkuat pengawasan pasar menyusul fluktuasi harga gula yang terjadi beberapa waktu terakhir.
Permintaan itu disampaikan Marindo saat memimpin High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Lampung di Ruang Sakai Sambayan, Selasa, 12 Mei 2026.
Menurutnya, pemerintah harus memantau pola konsumsi masyarakat serta distribusi barang agar lonjakan harga tidak terus berulang.
“Pengawasan pasar harus diperkuat, termasuk memantau perilaku konsumen dan penyaluran barang,” ujarnya.
Marindo juga menekankan pentingnya penyusunan neraca pangan daerah secara rinci. Data tersebut mencakup produksi, luas lahan, sentra produksi, hingga kebutuhan konsumsi masyarakat.
Ia menilai data yang akurat akan memudahkan pemerintah membaca kondisi ketersediaan komoditas sekaligus mengantisipasi potensi kekurangan pasokan.
“Data harus menjadi dasar utama dalam pengambilan kebijakan. Dengan data yang kuat, pemerintah bisa melakukan intervensi secara tepat, baik melalui operasi pasar, kerja sama antardaerah, maupun langkah strategis lainnya,” katanya.
Selain itu, Marindo meminta seluruh pihak terlibat menjaga stabilitas harga pangan, mulai dari BUMD, sektor swasta, hingga Bank Indonesia.
“Prinsip utama pemerintah ialah memastikan masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau,” ujarnya.
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update