• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 26/01/2026 20:47
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Lampung

Integrasi Delapan Desa di Jati Agung ke Bandar Lampung Jadi Magnet Baru Investasi Properti

Ricky MarlyAtikabyRicky MarlyandAtika
26/01/26 - 17:32
in Lampung, Pemerintahan
A A
Integrasi Delapan Desa di Jati Agung ke Bandar Lampung Jadi Magnet Baru Investasi Properti

Bandar Lampung (Lampost.co) — DPD Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Lampung menyambut antusias rencana integrasi delapan desa di Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, ke dalam wilayah administratif Kota Bandar Lampung.

Kebijakan tersebut akan menjadi pemicu kuat bagi pertumbuhan ekonomi daerah, terutama di sektor properti dan real estate.

Ketua DPD REI Lampung, Yulia Gunawan, mengatakan penggabungan wilayah itu berpotensi menghadirkan perubahan besar terhadap lanskap pembangunan perkotaan di Lampung. Dari sudut pandang industri properti, setidaknya ada tiga dampak utama yang akan muncul.

“Pertama adalah percepatan pembangunan infrastruktur. Ini akan semakin meningkatkan daya tarik Jati Agung sebagai kawasan hunian strategis yang terhubung langsung dengan pusat kota,” ujar Yulia.

Dampak kedua, menurutnya adalah terjadinya transformasi pasar properti. Jati Agung yang selama ini kita kenal sebagai wilayah penyangga Bandar Lampung bisa berkembang menjadi pusat pertumbuhan hunian menengah ke atas. Hal ini seiring masifnya pengembangan kawasan perkotaan di sekitarnya.

“Jati Agung tidak lagi sekadar daerah penyangga, tetapi akan tumbuh sebagai kawasan hunian strategis dengan nilai tambah tinggi,” kata Yulia.

Adapun dampak ketiga ialah lonjakan nilai aset. Kondisi ini akan memberikan kepastian keuntungan bagi investor maupun pemilik lahan.

Yulia mengungkapkan, saat ini di Jati Agung sudah banyak berdiri perumahan subsidi maupun komersial dengan tren penjualan yang terus menunjukkan arah positif.

REI Lampung juga berharap proses transisi administrasi dan penataan ruang dapat berjalan mulus, terarah, dan berkelanjutan.

Menurut Yulia, hal itu penting untuk menjaga iklim investasi properti tetap stabil dan sehat. Sekaligus memberikan kepastian hukum bagi para pelaku usaha.

 

30 Persen

Berdasarkan pengamatan REI, kawasan Jati Agung dan sekitar Institut Teknologi Sumatera (Itera) telah berkembang menjadi salah satu pusat pertumbuhan properti di Provinsi Lampung.

Bahkan, sekitar 30 persen perusahaan pengembang perumahan subsidi di Lampung saat ini beroperasi di wilayah tersebut.

“Para pengembang sebenarnya sudah mengantisipasi perkembangan ini lebih dulu. Terbukti, permintaan pasar cukup tinggi dan unit-unit perumahan yang dibangun relatif cepat terjual,” tutupnya.

Sebelumnya, delapan desa di Kecamatan Jati Agung telah menyatakan persetujuan untuk bergabung ke wilayah administratif Kota Bandar Lampung.

Delapan desa tersebut meliputi Desa Purwotani, Margorejo, Sinar Rejeki, Margo Mulyo, Margodadi, Gedung Agung, Gedung Harapan, dan Banjar Agung.

Tags: BANDARLAMPUNGKecamatan Jati AgungLampung Selatan
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Itera Jajaki Kerja Sama dengan Dinkes Lampung soal Penanganan Malaria   

Itera Jajaki Kerja Sama dengan Dinkes Lampung soal Penanganan Malaria  

byWandi Barboy
26/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co): Program Studi Teknik Biomedis Institut Teknologi Sumatera (Itera) mulai menjalin komunikasi untuk membangun kerja sama strategis dengan...

Dorong Integrasi Kebijakan Daerah Atasi Malaria

Dorong Integrasi Kebijakan Daerah Atasi Malaria

byWandi Barboyand1 others
26/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co): Perencana Ahli Madya Bappeda Provinsi Lampung, Decky Ferdiansyah, menegaskan pentingnya integrasi kebijakan pembangunan daerah dengan agenda nasional...

Dinkes Lamsel Pertahankan Status Daerah Eliminasi Malaria

Dinkes Lamsel Pertahankan Status Daerah Eliminasi Malaria

byWandi Barboyand1 others
26/01/2026

Kalianda (Lampost.co): Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lampung Selatan berupaya mempertahankan status Lampung Selatan (Lamsel) sebagai daerah eliminasi malaria. Pihak dinkes...

Berita Terbaru

Itera Jajaki Kerja Sama dengan Dinkes Lampung soal Penanganan Malaria   
Humaniora

Itera Jajaki Kerja Sama dengan Dinkes Lampung soal Penanganan Malaria  

byWandi Barboy
26/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co): Program Studi Teknik Biomedis Institut Teknologi Sumatera (Itera) mulai menjalin komunikasi untuk membangun kerja sama strategis dengan...

Read moreDetails
Dorong Integrasi Kebijakan Daerah Atasi Malaria

Dorong Integrasi Kebijakan Daerah Atasi Malaria

26/01/2026
Dinkes Lamsel Pertahankan Status Daerah Eliminasi Malaria

Dinkes Lamsel Pertahankan Status Daerah Eliminasi Malaria

26/01/2026
Warga Sambut Positif Delapan Desa di Jati Agung Bergabung ke Bandar Lampung

Warga Sambut Positif Delapan Desa di Jati Agung Bergabung ke Bandar Lampung

26/01/2026
Integrasi Delapan Desa di Jati Agung ke Bandar Lampung Jadi Magnet Baru Investasi Properti

Integrasi Delapan Desa di Jati Agung ke Bandar Lampung Jadi Magnet Baru Investasi Properti

26/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.