Bandar Lampung (lampost.co)– Pemerintah Provinsi Lampung meluncurkan Kalender Event Daerah atau Kaldera 2026. Program ini bertujuan memperkuat identitas budaya sekaligus memutar roda ekonomi lokal. Pemerintah menyiapkan puluhan agenda menarik untuk memikat wisatawan sepanjang tahun ini.
Sektor budaya dan adat mendominasi kalender ini dengan total 35 acara di berbagai wilayah. Beberapa agenda unggulan meliputi Festival Budaya Sekala Bekhak dan Festival Tari Melinting. Selain itu, masyarakat dapat menikmati Cangget Lebaran hingga penghormatan pada Haul Raden Intan II.
Selanjutnya, sektor pariwisata menyumbang 18 acara yang menonjolkan keindahan alam Bumi Ruwa Jurai. Ajang internasional Krui Pro di Pesisir Barat tetap menjadi daya tarik utama bagi peselancar dunia. Ada juga Festival Teluk Semaka dan Festival Way Kambas yang mempromosikan destinasi ikonik daerah.
Sementara itu, bidang ekonomi kreatif menyiapkan 10 acara khusus untuk mendukung pelaku UMKM lokal. Festival Kakao dan Festival Lada Margatiga hadir untuk meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan Lampung. Pameran Kriya Jemari juga menjadi ajang promosi bagi perajin kain tradisional dan aksesori lokal.
Berikutnya, sektor sport tourism turut memeriahkan suasana melalui lima agenda olahraga besar. Krakatau Festival atau K-Fest kembali hadir sebagai magnet bagi wisatawan peminat khusus. Selain itu, Trail Run Way Kanan siap menantang para pelari melintasi jalur alam yang eksotis.
Terakhir, bidang edukasi dan lingkungan mendapatkan ruang melalui empat acara penting seperti Hari Gajah. Pemerintah sangat optimistis bahwa Kaldera 2026 akan meningkatkan kunjungan wisata secara signifikan. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu memperkenalkan kekayaan Lampung hingga ke level internasional.








