Sukadana (lampost.co)–Kementerian Koperasi memperkuat akses permodalan, pemasaran, dan peningkatan kualitas SDM bagi koperasi di Lampung. Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengapresiasi dukungan tersebut. Salah satunya dukungan pengembangan Alpukat Siger.
Pengelolaan komoditas tersebut berpeluang menjadi lebih profesional, dengan perluasan pasar regional, hingga menembus internasional. Wagub Jihan menyatakan hal itu saat mendampingi kunjungan kerja Wamen Koperasi Farida Farichah, di Koperasi Agro Mulyo Lestari, Desa Giri Mulyo, Kecamatan Marga Sekapung, Lampung Timur, Senin, 4 Mei 2026.
Wagub menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung siap memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Demi memperluas akses pasar hingga ekspor bagi komoditas unggulan daerah.
“Kami siap merangkul berbagai mitra, seperti Badan Standardisasi Nasional, Ditjen Bea Cukai, dan Ditjen Perdagangan Luar Negeri. Tujuannya untuk memberikan sosialisasi bagi koperasi alpukat, tetapi juga komoditas lain. Seperti kakao dan nanas yang menjadi primadona di Lampung, khususnya Lampung Timur,” ujar Jihan.
Ia juga menambahkan bahwa Pemprov akan menggandeng kalangan akademisi untuk mendukung pengembangan sektor pertanian. Termasuk riset terkait perlindungan tanaman.
“Kami akan melibatkan perguruan tinggi seperti Itera dan Universitas Lampung untuk melakukan riset. Khususnya terkait proteksi hama pertanian, sehingga dapat memberikan solusi konkret bagi permasalahan petani. Termasuk petani alpukat di Lampung,” katanya.
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update