Bandar Lampung (Lampost.co) — Pengamat Kebijakan Publik, Dedy Hermawan, menilai langkah Pemprov Bengkulu dan Pemprov Lampung menjalin kerja sama merupakan langkah strategis untuk mempercepat kemajuan pembangunan di berbagai sektor.
Menurut Dedy, kolaborasi dua provinsi bertetangga tersebut tidak hanya memperkuat hubungan kelembagaan. Tetapi juga menjadi instrumen penting dalam mengoptimalkan potensi daerah yang selama ini belum tergarap maksimal.
“Kerja sama ini bisa menjadi motor penggerak kemajuan di banyak sektor, mulai dari ekonomi, pariwisata, pendidikan, hingga tata kelola pemerintahan. Kuncinya adalah komitmen kedua pemerintah daerah untuk konsisten mengeksekusi program bersama,” ujarnya.
Baca Juga:
MoU dengan Lampung Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Dedy menekankan bahwa prioritas utama dari kolaborasi tersebut harus berfokus pada pengembangan potensi daerah serta penguatan pelayanan publik yang langsung dirasakan masyarakat.
Sehingga hasil kerja sama tidak hanya berhenti pada dokumen kesepakatan, tetapi memberikan manfaat nyata.
“Ketika dua provinsi berbagi keunggulan dan saling menutupi kelemahan, kualitas pelayanan publik akan meningkat. Misalnya dalam bidang pendidikan, kesehatan, atau teknologi informasi. Ini akan mendorong mobilitas pengetahuan dan praktik terbaik,” kata Dedy.
Kualitas SDM
Lebih lanjut, ia menyebut kerja sama yang solid akan menciptakan iklim pemerintahan yang lebih sehat, transparan, dan kolaboratif. Hal ini menjadi pondasi penting untuk mendorong peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), baik ASN maupun masyarakat luas.
“Kerja sama semacam ini adalah investasi jangka panjang untuk membentuk SDM yang lebih kompeten dan adaptif. Pada akhirnya, pembangunan tidak akan berkelanjutan tanpa penguatan kualitas manusia,” ujarnya.
Dedy berharap sinergi Bengkulu dan Lampung dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun kemajuan melalui pendekatan kolaboratif, bukan bekerja sendiri-sendiri.
“Jika dikelola dengan serius, kolaborasi ini bukan hanya mempercepat kemajuan daerah. Tetapi juga memberikan dampak positif bagi kawasan Sumatera secara keseluruhan,” tutupnya.








