Bandar Lampung (lampost.co)–Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Mukhlis Basri, meminta Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung untuk menjamin seluruh jalur utama di wilayah Lampung aman bagi para pemudik pada musim Lebaran 2026. Hal ini menanggapi target perbaikan jalan selesai pada H-10 Idulfitri.
Mukhlis menekankan bahwa detail terkecil seperti lubang-lubang kecil di badan jalan tidak boleh diabaikan karena sangat berisiko bagi keselamatan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor. Namun, ia juga memaklumi tantangan teknis yang dihadapi petugas di lapangan.
“Petugas di lapangan sering kali kejar-kejaran dengan cuaca. Intensitas hujan yang tinggi dapat merusak pekerjaan pengaspalan yang baru saja selesai. Kami memahami kendala ini, namun BPJN harus tetap memaksimalkan potensi yang ada demi kenyamanan pemudik,” ujar Mukhlis, Jumat (13/3/2026).
Selain menyoroti jalan nasional, Mukhlis memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK). Ia menilai langkah Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung yang turun langsung ke lapangan menunjukkan komitmen serius dalam menangani infrastruktur.
Beberapa poin apresiasi legislatif meliputi:
-
Langkah Darurat: Penutupan lubang jalan secara sementara sebagai solusi cepat sebelum arus mudik memuncak.
-
Tanggap Bencana: Respons cepat terhadap kerusakan jalan akibat faktor eksternal.
-
Komitmen Permanen: Perencanaan perbaikan permanen yang akan dilaksanakan setelah proses lelang barang dan jasa selesai pascalebaran.
DPRD Lampung berharap sinergi antara BPJN dan Pemerintah Provinsi dapat memberikan jaminan keselamatan bagi masyarakat yang melintasi Bumi Ruwa Jurai. Fokus utama adalah memastikan pemudik dapat sampai ke tujuan dengan selamat tanpa terhambat oleh kendala infrastruktur jalan. (ANT)








