Bandar Lampung (Lampost.co) — Sebanyak 500 perenang Komunitas Perenang Antar Pulau (KPAP) Lampung berencana menggelar upacara pengibaran bendera merah putih di tengah laut saat memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 2025. Gubernur Lampung, Rahmad Mirzani Djausal, yang akan bertindak sebagai inspektur upacara.
Ketua Panitia, Napoli Situmorang, menjelaskan bahwa meskipun upacara pengibaran bendera biasanya di daratan, kali ini, KPAP akan melaksanakan Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di Laut dengan melibatkan para perenang.
“Ini adalah pengibaran bendera yang sangat berbeda, yaitu di permukaan laut. Upacara ini akan melibatkan para perenang dari berbagai daerah,” ungkap Napoli, pada Selasa, 1 Juli 2025. Sebanyak 500 perenang dari Provinsi Lampung serta luar daerah akan terlibat dalam upacara ini.
Jika kegiatan tersebut sukses, maka Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di Laut ini akan tercatat di Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai rekor dunia.
Dua Rekor Dunia
Napoli menyebutkan dua kategori rekor menjadi target yaitu Rekor Upacara Bendera Merah Putih di Permukaan Laut oleh perenang terbanyak. Dan Rekor Gubernur Pertama yang menjadi inspektur upacara di permukaan laut.
Upacara ini rencananya di perairan antara Pantai Mutun dan Pulau Tangkil, yang menjadi lokasi ikonik bagi Provinsi Lampung. Napoli menambahkan bahwa kegiatan ini bukan hanya bertujuan untuk menunjukkan rasa nasionalisme dan patriotisme melalui cara yang unik, tetapi juga untuk memperkenalkan pariwisata bahari Lampung ke publik.
Selain itu, acara ini memperkenalkan ide-ide kreatif dari Provinsi Lampung, yang ingin menunjukkan bahwa Lampung lebih terkenal dengan berita negatif. “Kegiatan ini akan menunjukkan banyak ide kreatif dari Lampung. Kita ingin agar Lampung tidak hanya dari sisi negatifnya, tetapi juga dari sisi positif dan kreatif,” pungkasnya.








