Lampung Genjot Deteksi Dini TB Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat upaya penanganan tuberkulosis (TB) dengan menitikberatkan pada deteksi dini dan kerja sama lintas sektor.

Editor Asrul Septian Malik, Penulis Atika
Minggu, 03 Mei 2026 09.20 WIB
Lampung Genjot Deteksi Dini TB Lewat Kolaborasi Lintas Sektor
Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, saat rapat pembahasan TBC/Dok. Adpim

Bandar Lampung (Lampost.co) — Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat upaya penanganan tuberkulosis (TB) dengan menitikberatkan pada deteksi dini dan kerja sama lintas sektor. Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menegaskan langkah ini penting karena TB masih menjadi persoalan kesehatan serius di daerah.

Pemprov kini menggandeng berbagai pihak, termasuk organisasi profesi medis, untuk meningkatkan efektivitas skrining dan penanganan di lapangan. Salah satu langkah konkret yang tengah disiapkan yakni penyusunan instrumen pemeriksaan bersama Perhimpunan Dokter Paru. Instrumen tersebut akan disebarkan di sejumlah pintu masuk, seperti pelabuhan dan bandara.

Perluas Skrining, Tingkatkan Temuan Kasus

Jihan menyebut tingkat penemuan kasus TB di Lampung masih rendah, baru sekitar 14 persen. Kondisi ini mendorong pemerintah untuk memperluas jangkauan skrining agar lebih banyak kasus teridentifikasi sejak dini.

Di sisi lain, ia menilai capaian pengobatan pasien TB, baik yang sensitif obat maupun resistan obat, sudah cukup baik. Keberhasilan ini perlu diimbangi dengan peningkatan penemuan kasus agar penanganan berjalan lebih optimal.

Menurutnya, deteksi dini menjadi kunci utama memutus rantai penularan. Ia meminta masyarakat tidak mengabaikan gejala seperti batuk berkepanjangan, keringat dingin, dan penurunan berat badan.

Warga yang mengalami gejala tersebut diminta segera memeriksakan diri ke puskesmas untuk menjalani pemeriksaan dahak atau tes lanjutan. Tenaga kesehatan akan merujuk pasien ke fasilitas yang lebih lengkap jika diperlukan.

Jihan juga menekankan pentingnya pelibatan keluarga dalam penanganan TB. Petugas kesehatan perlu memeriksa anggota keluarga yang melakukan kontak erat dengan pasien dan memberikan terapi pencegahan bila diperlukan. Dalam kondisi tertentu, isolasi juga harus dilakukan guna mencegah penularan lebih luas.

Melalui strategi ini, Pemprov Lampung menargetkan peningkatan angka temuan kasus sehingga penanganan bisa berlangsung lebih cepat dan menyeluruh. Upaya tersebut diharapkan mampu menekan penyebaran TB di tengah masyarakat.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI