Kalianda (lampost.co)–Personel Kepolisian Resor (Polres) Lampung Selatan, Polda Lampung, resmi menerjunkan tim satuan tugas (satgas) khusus guna mengamankan jalur angkutan mudik Lebaran 2026. Fokus pengamanan diarahkan pada titik-titik rawan kejahatan begal, pecah kaca, hingga aksi pelemparan batu di sepanjang jalur strategis.
Kapolres Lampung Selatan, AKBP Toni Kasmiri, menjelaskan bahwa pihaknya memberikan perhatian khusus pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) dan jalan layang (flyover) yang melintasi jalur tol. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi gangguan keamanan bagi pemudik yang melintas di bawahnya.
“Sama seperti tahun sebelumnya, tahun ini Polres Lampung Selatan menerjunkan 49 personel yang akan berjaga di JPO dan flyover. Tujuannya jelas, untuk menjamin keamanan pemudik dari potensi aksi pelemparan batu maupun tindakan kriminal lainnya,” ujar Toni Kasmiri, Jumat (13/3/2026).
Para personel tersebut memiliki mandat khusus untuk:
-
Patroli Rutin: Mengawasi aktivitas di atas JPO dan jalan layang selama masa arus mudik dan balik.
-
Mitigasi Kriminalitas: Melakukan tindakan preventif terhadap aksi pecah kaca dan begal di jalur arteri maupun jalan tol.
-
Pelayanan Publik: Memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman saat menempuh perjalanan menuju kampung halaman.
Imbauan Kamtibmas
Kapolres meminta masyarakat yang tinggal di sekitar infrastruktur penyeberangan untuk turut serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia menegaskan agar tidak ada warga yang melakukan tindakan melanggar hukum yang dapat membahayakan nyawa pengendara.
“Saya meminta personel pengamanan benar-benar melaksanakan tugas secara maksimal. Tidak boleh ada ego sektoral; kita semua bekerja dengan satu tujuan utama, yaitu melayani masyarakat agar perjalanan mudik lancar tanpa kendala,” pungkasnya. (ANT)








