• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Minggu, 01/02/2026 11:11
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Lampung Lampung Utara

Anggaran Hibah KPU Lampura Disorot, Rapat Tertutup DPRD Dinilai Tak Transparan

Banyak pihak mempertanyakan sikap DPRD yang tidak transparan dalam menangani isu penggunaan dana publik

Delima NapitupuluFajar NofitrabyDelima NapitupuluandFajar Nofitra
14/05/25 - 17:11
in Lampung Utara
A A
Jajaran KPU Lampura, Kesbang Pol dan Bagian Hukum Sekretariatan Daerah (Pemkab) mengikuti rapat dengar pendapat mengenai persoalan anggaran hibah yang diduga digunakan untuk proyek, meski pilkada telah usai. Doc. Lampost.co/ Fajar Nofitra

Jajaran KPU Lampura, Kesbang Pol, dan Bagian Hukum Setkab mengikuti rapat dengar pendapat mengenai persoalan anggaran hibah yang diduga digunakan untuk proyek, meski pilkada telah usai. (Lampost.co/ Fajar Nofitra)

Kotabumi (Lampost.co)–Rapat dengar pendapat antara Komisi I DPRD Lampung Utara dan KPU setempat terkait penggunaan dana hibah Pilkada 2024 digelar secara tertutup. Sikap tertutup ini menuai sorotan publik dan kritik dari kalangan akademisi.

Anggaran hibah KPU Lampung Utara menjadi perbincangan publik karena diduga masih terserap meski tahapan pilkada telah rampung. Sejumlah pihak mempertanyakan transparansi penggunaannya.

Setelah beberapa kali mangkir, akhirnya KPU memenuhi undangan DPRD pada Rabu, 14 Mei 2024. Lima komisioner KPU, beserta sekretaris dan para kepala subbagian, hadir di gedung dewan sekitar pukul 10.00 WIB dan menunggu di ruang tunggu. Sekitar pukul 10.25 WIB, mereka memasuki ruang rapat di lantai satu gedung DPRD.

Namun, rapat yang semestinya terbuka untuk publik itu justru secara tertutup. Awak media yang hadir di lokasi tidak diperkenankan meliput jalannya rapat. “Maaf Bang, sesuai arahan Ketua Komisi I, Pak Genius, nanti akan disampaikan keterangan usai rapat,” ujar Plh Kasubag TU DPRD Lampura, Murzi Novian Safkir kepada Lampost.co.

Tertutupnya rapat memunculkan kecurigaan. Banyak pihak mempertanyakan sikap DPRD yang tidak transparan dalam menangani isu penggunaan dana publik.

Akademisi Universitas Muhammadiyah Kotabumi (UMKo), Suwardi, menyayangkan langkah DPRD menggelar rapat secara tertutup. Menurutnya, rapat yang membahas anggaran publik seharusnya bersifat terbuka.

“Kalau begini, istilahnya ‘Kocok Bekem’. Ini tindakan yang menutup-nutupi sesuatu. Rapat seperti itu bukan rahasia negara. Masyarakat berhak tahu,” ujar Suwardi, yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor III Bidang Administrasi dan Umum UMKo.

Usut Tuntas

Ia menilai bahwa keterbukaan sangat penting, terlebih menyangkut dana hibah penyelenggaraan Pilkada. Suwardi mendorong DPRD membentuk panitia khusus (pansus) yang independen untuk mengusut tuntas dugaan penyalahgunaan dana hibah tersebut.

“Saya mendorong agar DPRD segera membentuk pansus yang independen. Publik harus bisa mengakses hasil kerja pansus,” tegasnya.

Sebelumnya, DPRD Lampung Utara telah menjadwalkan beberapa kali rapat dengan KPU, namun kerap batal karena berbagai alasan. Rapat akhirnya terselenggara bersama Komisi I DPRD Lampura, turut hadir Kepala Kesbangpol Mat Soleh dan Kabag Hukum Pemkab.

Isu dugaan penggunaan dana hibah pasca-Pilkada menjadi perhatian masyarakat karena menyangkut anggaran publik. Transparansi dan akuntabilitas lembaga penyelenggara pemilu serta lembaga legislatif menjadi sorotan utama dalam perkara ini.

Tags: Anggaran Pilkada 2024DPRD LampuraKPU Lampung UtaraPansus DPRDrapat tertutup
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini. Dok BMKG

Peringatan Dini Siaga Banjir di Kabupaten Lampung Utara

byTriyadi Isworo
01/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini Kabupaten Lampung Utara. Siaga dampak hujan melanda...

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini dampak hujan wilayah Lampung Utara. Dok BMKG

Waspada Dampak Hujan di Lampung Utara

byTriyadi Isworo
18/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini dampak hujan wilayah Kabupaten Lampung Utara. Apalagi...

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung menetapkan Ahmad Alamsyah selaku Sekretaris DPRD Lampung Utara sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyimpangan anggaran Sekretariat DPRD Kabupaten Lampung Utara. Dok Lampost.co

Sekwan DPRD Lampung Utara dan 2 ASN Jadi Tersangka Korupsi Akibat Kegiatan Fiktif

byTriyadi Isworoand1 others
13/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung menetapkan 3 orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyimpangan anggaran. Kasus tersebut...

Berita Terbaru

Pengukuhan pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Lampung Masa Bakti 2026–2031 di Aula Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Lampung, Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu, 31 Januari 2026. Dok Adpim
Lampung

KTNA Soroti Harmoni Pemprov-Petani Optimalsasi Hilirisasi

byDelima Napitupuluand1 others
01/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Ketua Umum Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional, M. Yadi Sofyan Noor mengatakan perlu harmonisasi dan...

Read moreDetails
Gubernur Provinsi Lampung, Rahmat Mirzani Djausal memberikan arahan saat pengukuhan pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Lampung Masa Bakti 2026–2031 di Aula Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Lampung, Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu, 31 Januari 2026. Dok Adpim

Lampung Jaga Ketahanan Pangan

01/02/2026
android 16

Adopsi Android 16 Rendah, Strategi Google Berubah

01/02/2026
mengunci iPhone hilang

Cara Mengunci iPhone yang Hilang Terbaru 2026: Panduan Keamanan iCloud

01/02/2026
teknologi dihentikan 2025

Teknologi Ikonik yang Dihentikan Produksinya 2025

01/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.