Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung menyampaikan rilis Perkembangan Transportasi Provinsi Lampung Januari 2026. Moda angkutan transportasi mengalami penurunan penumpang.
“Kereta api merupakan moda angkutan yang jumlah penumpang terbesar. Dengan persentase sebesar 45,90 persen pada Januari 2026.” ujar Kepala BPS Provinsi Lampung, Ahmadriswan Nasution dalam siarannya, Senin, 3 Maret 2026.
Sementara jumlah penumpang kereta api yang berangkat dari Stasiun Kereta Api Tanjung Karang Lampung pada Januari 2026 sebanyak 88.660 orang. Turun sebesar 4,63 persen bila membandingkan Desember 2025 yaitu sebanyak 92.967 orang.
Kemudian jumlah penumpang kapal ferry yang berangkat melalui Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni Lampung pada Januari 2026 tercatat sebanyak 49.288 orang. Turun sebesar 13,44 persen jika membandingkan Desember 2025 sebesar 56.938 orang.
Barang yang terangkut melalui Pelabuhan Panjang pada Januari 2026 tercatat sebanyak 2.490.858 ton. Turun sebesar 24,47 persen daripada Desember 2025 sebesar
3.297.922 ton.
Selanjutnya barang yang terbongkar pada Januari 2026 sebanyak 1.129.502 ton mengalami kenaikan sebesar 2,64 persen daripada Desember 2025 sebanyak 1.100.487 ton.
Kemudian penumpang pesawat udara yang berangkat dari Bandara Radin Inten II pada Januari 2026 sebanyak 55.192 orang. Mengalami penurunan sebesar 12,40 persen jika
membandingkan Desember 2025 sebanyak 63.005 orang.
Sementara penumpang pesawat udara yang datang di Bandara Radin Inten II pada Januari 2026 sebanyak 51.687 orang. Turun sebesar 17,02 persen daripada dengan Desember 2025 sebanyak 62.290 orang.








