• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Selasa, 27/01/2026 13:42
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Humaniora

MPLS Bangun Karakter Peserta Didik Baru

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tidak hanya menjadi kegiatan pengenalan lingkungan sekolah kepada peserta didik baru.

Triyadi IsworobyTriyadi Isworo
14/07/25 - 16:55
in Humaniora, Lampung
A A
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 14 Bandar Lampung tidak hanya menjadi kegiatan pengenalan lingkungan sekolah kepada peserta didik baru. Tapi juga momentum dalam menanamkan nilai positif.

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 14 Bandar Lampung tidak hanya menjadi kegiatan pengenalan lingkungan sekolah kepada peserta didik baru. Tapi juga momentum dalam menanamkan nilai positif.

Bandar Lampung (Lampost.co) — Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tidak hanya menjadi kegiatan pengenalan lingkungan sekolah kepada peserta didik baru. Tapi juga momentum dalam menanamkan nilai positif. Sebab MPLS merupakan tahap awal bagi murid dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar sekolah.

Hal itu tersampaikan oleh Kepala SMAN 14 Bandar Lampung, Hendra Putra. Ia mengungkapkan, semua siswa baru langsung mendapatkan materi hari pertama MPLS. Materinya berkaitan dengan menanamkan nilai-nilai keramahan sesuai tema MPLS nasional untuk mewujudkan sekolah ramah dan aman.

Kemudian para siswa baru mendapat pengenalan karakter lingkungan sosialnya sekolah. Selain itu sekolah juga memberikan materi tentang bijak menggunakan platform digital seperti media sosial.

“Kami mencoba memperkenalkan lebih luas dengan anak-anak. Tentang sistem pembelajaran termasuk pengenalan lingkungan sekolah dengan penuh nilai-nilai keramahan. Sesuai tema MPLS nasional,” ungkap Ketua MKKS SMA Lampung itu, Senin, 14 Juli 2025.

Selanjutnya, selain pembentukan karakter positif, sekolah juga mensosialisasikan konsep pembelajaran mendalam atau deep learning. Pemahaman terhadap konsep belajar itu penting terlaksanakan sejak awal agar peserta didik tidak kaget karena ini merupakan hal baru.

Hal serupa juga terimplementasikan oleh SMKN 1 Bandar Lampung. Kepala Sekolah, Armina menyampaikan, pembentukan karakter saat MPLS sesuai dengan arahan Mendikdasmen Abdul Mu’ti. Pembentukan karakter pada awal masuk sekolah penting peserta didik mengikuti pembelajaran dengan baik nantinya.

“Kalau materi yang menumbuhkan karakter seperti informasi tentang narkoba, seperti bahaya seks bebas, dan lainnya,” kata Ketua MKKS SMK Lampung itu.

Kemudian ia menambahkan pemberian materi kepada peserta didik mengoptimalkan dewan guru sesuai kemampuan dan bidangnya. Hal itu terlaksanakan untuk mengefisienkan anggaran dan internal sekolah mampu memberikan materi MPLS.

“Pemateri hanya memaksimalkan dari internal sekolah. Karena kalau mengundang pihak luar harus mengeluarkan biaya dan materinya pun tentang sekolah seperti sekolah ramah,” tambahnya.

Interaksi Positif

Sebelumnya, Kadisdikbud Lampung, Thomas Amirico menjelaskan. MPLS Ramah terancang dengan filosofi memuliakan dan menghormati hak anak, serta menjunjung tinggi nilai karakter. Hal itu harapannya mampu menumbuhkan dan menguatkan karakter serta profil lulusan murid baru.

Selain itu, MPLS juga terancang untuk membantu murid baru mengenal, beradaptasi, dan berinteraksi positif dengan warga satuan pendidikan. Kemudian mengenal sarana prasarana, kondisi lingkungan sekitar, serta kurikulum satuan pendidikan.

“Surat edaran tentang MPLS memuat larangan tegas terhadap praktik yang merugikan murid baru,” ujarnya.

Kemudian satuan pendidikan tidak boleh membuat aturan yang mengharuskan murid baru menggunakan atribut/aksesoris/perlengkapan yang berlebihan. tidak pantas, tidak patut, dan tidak mendidik. Memberi tugas yang membutuhkan bahan-bahan yang membebani murid baru.

Melaksanakan kegiatan yang berisi atau menjurus kepada perpeloncoan atau kegiatan lain yang merugikan murid baru. Melibatkan siswa senior/kakak kelas dan/atau alumni sebagai penyelenggara. Namun, anggota OSIS dapat terlibatkan jika terdapat keterbatasan jumlah guru atau untuk efektivitas dan efisiensi pengenalan lingkungan sekolah.

“Sebagai gantinya, MPLS Ramah harapannya mengembangkan beragam topik kegiatan yang edukatif dan positif berdasarkan silabus,” tambah Thomas.

Kemudian topik kegiatan mencakup Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, pertemuan pagi ceria, pengenalan profil lulusan. Serta pencegahan berbagai isu penting seperti kekerasan, NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif), judi online, dan korupsi.

“Murid baru juga akan dikenalkan pada sesama murid, guru, tenaga kependidikan, serta berbagai aspek lingkungan sekolah. Seperti denah, sarana prasarana, aksesibilitas, keamanan, visi-misi, intrakurikuler, kokurikuler, ekstrakurikuler, dan budaya satuan pendidikan,” ujar Thomas.

Lalu ada pula kegiatan pilihan seperti pencegahan isu pornografi dan perkawinan anak, pengenalan empat pilar kebangsaan, dan permainan edukatif.

“Kepala Satuan Pendidikan memiliki tanggung jawab penuh atas perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi MPLS Ramah ini. Serta wajib melaporkan hasilnya kepada Kepala Cabang Dinas Pendidikan wilayah masing-masing,” tegasnya.

Source: Umar Rabbani
Via: Triyadi Isworo
Tags: Abdul Mu'tiArminaHendra Putrakegiatan belajar mengajarKepala SMAN 14 Bandar LampungKepala SMKN 1 Bandar LampungMasa Pengenalan Lingkungan SekolahMendikdasmenmkksmplsNARKOBApengenalan lingkungan sekolahPeserta didik baruSEKOLAHsex bebasThomas Amirico
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

wali kota

Wali Kota Eva Dwiana Klaim Sekolah Siger Sesuai Prosedur

byDelima Napitupuluand1 others
27/01/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, memberikan klarifikasi emosional terkait polemik pendirian Sekolah Siger di bawah naungan Yayasan...

Masjid Agung Al Furqon dekat Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung cerah berawan. (FOTO: Lampost.co / Triyadi Isworo)

Selasa, 27 Januari 2026, Lampung Cerah Berawan Berpotensi Hujan

byTriyadi Isworo
27/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan prakiraan cuaca harian. Selasa, 27 Januari 2026, cuaca Provinsi...

Wali Kota

Wali Kota Bagikan Perlengkapan Sekolah Dukung Pendidikan Gratis

byDelima Napitupuluand1 others
27/01/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung kembali menunjukkan komitmennya dalam menekan angka putus sekolah melalui distribusi bantuan sarana pendidikan....

Berita Terbaru

POCO X8 Pro Max
Teknologi

Spesifikasi dan Harga POCO X8 Pro Max, HP Terbaru dari Xiaomi Siap Masuk Indonesia

byEffran
27/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- POCO kembali menyiapkan kejutan besar untuk pasar Indonesia. Kali ini, brand dari Xiaomi tersebut akan membawa POCO...

Read moreDetails
Riki Matsuda

Resmi dari FIFA, Kapten Liga Jepang Berpeluang Dinaturalisasi Timnas Indonesia

27/01/2026
Harga emas batangan Antam hari ini, Selasa. Dok ANTARA

Harga Emas Antam 27 Januari 2026 Melambung Tembus Rp2,9 Juta

27/01/2026
PENGANGGURAN DI INDONESIA. Sejumlah warga antre untuk mengurus pembuatan Kartu Pencari Kerja (Kartu Kuning) di Kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Serang, Banten. Kelompok usia 15 sampai 29 tahun atau Gen Z mencatat kontribusi terbesar terhadap jumlah pengangguran di Indonesia dengan 67 persen pengangguran berasal dari generasi tersebut, setara 4,9 juta orang. ANTARA FOTO/ASEP FATHULRAHMAN

Lulusan Baru Terjepit Realita Kerja: Dituntut Pengalaman, Digaji di Bawah UMR hingga Nepotisme

27/01/2026
wali kota

Wali Kota Eva Dwiana Klaim Sekolah Siger Sesuai Prosedur

27/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.