• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Sabtu, 29/11/2025 14:12
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Lampung

ODOL Bukan Sekadar Masalah Transportasi

Kondisi itu tidak hanya merusak jalan, tetapi juga berdampak fatal terhadap keselamatan dan kelancaran lalu lintas, serta perekonomian.

EffranSilvia AgustinabyEffranandSilvia Agustina
23/08/25 - 21:29
in Lampung
A A
Kondisi lalu lintas di jalan lintas tengah Kabupaten Lampung Tengah. (Lampost.co/Raeza Handanny Agustira)

Kondisi lalu lintas di jalan lintas tengah Kabupaten Lampung Tengah. (Lampost.co/Raeza Handanny Agustira)

Bandar Lampung (Lampost.co) — Permasalahan kendaraan over dimension over loading (ODOL) di Lampung kian mengkhawatirkan. Kendaraan angkutan barang di ruas lintas tengah dan timur masih banyak membawa muatan berlebih. Kondisi itu tidak hanya merusak jalan, tetapi juga berdampak fatal terhadap keselamatan dan kelancaran lalu lintas, serta perekonomian.

Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Lampung, Jonter Sitohang, menegaskan ODOL bukan hanya isu transportasi. Ia menilai, akar permasalahan justru berada di sektor industri yang cenderung mengabaikan risiko jangka panjang dari praktik angkutan berlebih.

“Sebenarnya permasalahan ODOL itu bukan permasalahan transportasi, tetapi permasalahan industri. Kalau dunia industri sadar, mereka justru rugi karena kendaraan cepat rusak, butuh investasi baru, konsumsi bahan bakar lebih tinggi, hingga berdampak pada pencemaran udara,” ujarnya.

Ia menambahkan, efek dominasi kendaraan ODOL sangat luas. Infrastruktur jalan mengalami kerusakan lebih cepat dari usia teknisnya.

Selain itu, kecelakaan lalu lintas yang melibatkan ODOL berisiko tinggi menimbulkan korban jiwa. Kemacetan lalu lintas juga tidak bisa terhindari ketika truk ODOL mendominasi jalan lintas provinsi.

Meski demikian, kewenangan pengawasan dari BPTD masih terbatas. Penindakan hanya bisa di Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) atau jembatan timbang.

Lampung saat ini memiliki tiga lokasi jembatan timbang, yakni di Way Urang, Blambangan Umpu, dan Simpang Pematang. Namun, yang aktif beroperasi penuh hanya UPPKB Way Urang.

“Di Way Urang itu, sekitar 100 kendaraan bisa kami awasi per hari. Kalau ada pelanggaran dimensi maupun muatan, kami tilang” kata dia.

Penegakan Aturan

Menurutnya, jumlah kendaraan yang terawasi tersebut masih jauh dari ideal. Dengan rerata jumlah itu, dalam kurun waktu satu tahun artinya baru terawasi kurang dari 10 persen populasi angkutan barang di Lampung.

Jonter menambahkan, pengawasan di lapangan tidak bisa BPTD sendiri. Penegakan aturan tetap membutuhkan dukungan stakeholder lain, baik kepolisian maupun Dinas Perhubungan.

Sinergi itu agar pelaku industri tidak lagi menjadikan ODOL sebagai kebiasaan yang merugikan banyak pihak. “Kami sinergi dan kolaborasi dalam pengawasan dan penindakan,” kata dia.

Tags: jalan rusakkendaraan odolkerusakan jalan
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Nampak cuaca Kota Bandar Lampung cerah berawan. Namun BMKG Provinsi Lampung tetap mengingatkan tetap waspada potensi hujan. (Foto: Lampost.co / Triyadi Isworo)

Sabtu, 29 November 2025, Lampung Cerah Berawan Berpotensi Hujan

byTriyadi Isworo
29/11/2025

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan prakiraan cuaca harian. Sabtu, 29 November 2025, cuaca Provinsi...

Pelaku UMKM Harapkan Apimsa Jadi Wadah Pengembangan Usaha

Pelaku UMKM Harapkan Apimsa Jadi Wadah Pengembangan Usaha

byRicky Marlyand1 others
28/11/2025

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Bandar Lampung menyambut positif kehadiran Asosiasi Pengusaha...

Apimsa Diharapkan Jadi Mitra Strategis Pemprov Lampung Majukan UMKM

Apimsa Diharapkan Jadi Mitra Strategis Pemprov Lampung Majukan UMKM

byRicky Marlyand1 others
28/11/2025

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menegaskan komitmennya dalam memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Keberadaan...

Berita Terbaru

Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. (Dok. Antara)
Hukum

KPK Sebut Tak Ada Banding di Kasus Ira Puspadewi

byTriyadi Isworoand1 others
29/11/2025

Jakarta (Lampost.co) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan tidak ada pengajuan banding untuk eks Dirut PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero)...

Read moreDetails
Gedung Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) di Jakarta. (Dok. Antara-HO)

BPKP Bantah Pernyataan KPK soal Laporan Dugaan Awal Korupsi ASDP

29/11/2025
Wamenko Kumham Imipas Otto Hasibuan .(Dok. Antara)

Pemberian Rehabilitasi Kasus ASDP Bukan Intervensi Hukum

29/11/2025
Nampak cuaca Kota Bandar Lampung cerah berawan. Namun BMKG Provinsi Lampung tetap mengingatkan tetap waspada potensi hujan. (Foto: Lampost.co / Triyadi Isworo)

Sabtu, 29 November 2025, Lampung Cerah Berawan Berpotensi Hujan

29/11/2025
DPR Desak Pemerintah Jadikan Banjir Sumatra Bencana Nasional

DPR Desak Pemerintah Jadikan Banjir Sumatra Bencana Nasional

28/11/2025
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.