Bandar Lampung (Lampost.co) — Pemerintah dan stakeholder terkait harus memberikan pelayanan prima dalam menyambut mobilitas masyarakat di Provinsi Lampung. Terutama mengenai keselamatan pemudik saat Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M.
Pengamat Transportasi dari Institut Teknologi Sumatera (Itera), Muhammad Abi Berkah Nadi mengatakan keselamatan dan kenyamanan perjalanan pengendara harus menjadi hal yang utama.
“Ini harus menjadi sorotan penting pemerintah untuk memastikan keselamatan pemudik,” kata Wakil Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Provinsi Lampung ini.
Selanjutnya, yang tak kalah penting adalah dukungan integrasi moda angkutan umum seperti bus, kereta api, kapal feri, dan pesawat terbang.
“Pemerintah Provinsi Lampung terus berkolaborasi dengan stakeholder untuk memberikan pelayanan angkutan umum agar bisa menciptakan mudik aman, nyaman, dan lancar,” katanya.
Baca Juga:
207 Bus Angkutan Lebaran di Lampung Tak Laik Jalan
Infrastruktur Jalan
Kemudian juga yang harus menjadi koreksi bagi Pemerintah Provinsi Lampung maupun pemerintah kabupaten/kota mengenai infrastruktur jalan.
Karena yang utama dalam pelayanan transportasi harus didukung dengan infrastruktur jalan yang memadai.
Sebelumnya, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia memprediksi ada 778.67 ribu orang bergerak dari Jakarta – Bogor – Depok – Tangerang – Bekasi (Jabodetabek) menuju Provinsi Lampung. Hal tersebut berdasarkan hasil survei potensi pergerakan Angkutan Lebaran 2026.
Kemudian Lampung masuk lima besar tujuan pergerakan orang ketika Lebaran 2026 dari Jabodetabek. Posisi pertama ada Jawa Tengah (10,66 juta). Kemudian Jawa Barat (4,37 juta), Jawa Timur (3,37 juta), dan Daerah Istimewa Yogyakarta (1,85 juta).









