Bandar Lampung (Lampost.co): Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mempercepat pembangunan Lampung Sport Center. Hal itu untuk mendukung kesiapan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII Tahun 2032 bersama Banten.
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, menyatakan pihaknya terus mengintensifkan koordinasi dengan PTPN I Regional 7 dan Kantor Wilayah BPN Provinsi Lampung untuk mempercepat penyediaan lahan proyek tersebut.
“Pemerintah Provinsi Lampung bersama PTPN I Regional 7 dan Kanwil BPN terus berkoordinasi untuk mempercepat proses penyediaan lahan pembangunan Lampung Sport Center,” ujar Marindo di Bandar Lampung, Kamis, 2 April 2026.
Ia menegaskan percepatan pembangunan menjadi langkah strategis untuk memenuhi target penyelenggaraan PON 2032. Menurutnya, kesiapan infrastruktur menjadi faktor krusial dalam menyukseskan agenda olahraga nasional tersebut.
“Percepatan pembangunan ini sangat penting untuk memenuhi target penyelenggaraan PON,” katanya.
Marindo menjelaskan, proses penyediaan lahan saat ini terus berjalan dengan dukungan dari PTPN I Regional 7 serta Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Ia menilai sinergi antarinstansi menjadi kunci agar tahapan pembangunan dapat segera terealisasi.
“Sinergi ini menjadi kunci utama agar tahapan pembangunan bisa segera berjalan. Ini menjadi energi positif bagi kami untuk mempercepat pembangunan Sport Center,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya percepatan penyelesaian kebutuhan lahan sebagai lokasi utama pelaksanaan PON. Pemerintah daerah, kata dia, menargetkan seluruh proses tersebut dapat segera tuntas.
“Kami mendorong agar kebutuhan lahan Sport Center sebagai lokasi pelaksanaan PON bisa segera selesai,” ucapnya.
Marindo menambahkan, pemerintah akan menuntaskan status lahan melalui tahapan administrasi yang kemudian dituangkan dalam nota kesepahaman atau MoU. Ia berharap proses tersebut berjalan cepat agar pembangunan fisik dapat segera dimulai.
“Kami berharap seluruh tahapan administrasi bisa segera selesai sehingga pembangunan dapat mendukung kesiapan PON,” katanya.
Dukungan Pusat
Ia juga memastikan pembangunan Sport Center akan mendapat dukungan dari pemerintah pusat. Karena itu, pihaknya terus mendorong percepatan penyelesaian status lahan agar tidak terkendala di tahap berikutnya.
“Kami mendorong agar status lahan segera clear and clean. Kita harus optimistis karena Lampung menghadapi lompatan besar sebagai tuan rumah PON,” ujarnya.
Marindo mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi dalam menyukseskan Lampung sebagai tuan rumah PON XXIII Tahun 2032.
“Kami mengajak semua pihak untuk bersinergi dan berkolaborasi demi menyukseskan penyelenggaraan PON di Lampung,” katanya.
Sebagai informasi, Lampung Sport Center akan berdiri di atas lahan seluas 170 hektare yang berada di dekat pintu keluar tol Kota Baru, Lampung Selatan. Lahan tersebut merupakan aset milik PTPN I Regional 7, sehingga Pemerintah Provinsi Lampung mengajukan pelepasan aset melalui mekanisme pengadaan tanah dengan skema ganti rugi. (ANT)








