• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Jumat, 13/02/2026 18:04
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

Pemprov Lampung Targetkan 101 Titik SPKLU Dapat Beroperasi pada 2026

Salah satu langkah strategis yang pemerintah lakukan adalah memperluas jaringan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di seluruh wilayah Lampung.

Ricky MarlyAtikabyRicky MarlyandAtika
13/01/26 - 22:33
in Ekonomi dan Bisnis, Lampung
A A
Pemprov Lampung Targetkan 101 Titik SPKLU Dapat Beroperasi pada 2026

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Lampung, Febrizal Levi Sukmana. (Lampost.co/Atika Oktaria)

Bandar Lampung (Lampost.co) — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus mematangkan kesiapan infrastruktur guna menopang pertumbuhan kendaraan listrik yang kian pesat.

Salah satu langkah strategis yang pemerintah lakukan adalah memperluas jaringan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di seluruh wilayah Lampung.

Pemprov menargetkan sebanyak 101 titik SPKLU dapat beroperasi pada 2026. Upaya ini sejalan dengan percepatan pembangunan ekosistem kendaraan listrik. Terlebih dengan mulai masuknya operator taksi listrik swasta ke Provinsi Lampung.

Baca Juga:

Dorong Transportasi Hijau dan Ramah Lingkungan Melalui Taksi Listrik

 

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Lampung, Febrizal Levi Sukmana, menyebutkan saat ini jumlah SPKLU yang tersedia masih jauh dari target.

Hingga awal 2026, baru terdapat 44 titik SPKLU yang beroperasi, terdiri dari 40 unit milik PLN dan empat unit yang dikelola pihak swasta.

“Target kita tahun 2026 ada 101 titik SPKLU. Artinya, masih ada ruang besar untuk pengembangan,” ujar Levi, Selasa, 13 Januari 2026.

Kondisi tersebut, lanjut Levi, justru membuka peluang investasi yang menjanjikan bagi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) maupun sektor swasta.

Menurutnya, pengembangan SPKLU dapat dilakukan melalui skema kerja sama, baik antar-BUMD maupun dengan investor swasta.

“Peluangnya masih sangat terbuka. BUMD bisa ikut terlibat, atau berkolaborasi dengan pihak swasta untuk membuka SPKLU baru,” katanya.

 

Green SM

Kebutuhan infrastruktur ini semakin mendesak seiring rencana beroperasinya taksi listrik berbasis aplikasi, Green SM, di Lampung.

Pada tahap awal, layanan taksi listrik ini akan pemerintah fokuskan di wilayah dengan mobilitas tinggi dan kawasan pariwisata.

“Operasional awal akan dipusatkan di Bandar Lampung, lalu diperluas ke Pesawaran, Pringsewu, dan Metro. Tujuannya untuk mendukung aktivitas ekonomi dan sektor pariwisata,” jelas Levi.

Ia menegaskan kehadiran taksi listrik tidak akan menggeser angkutan kota konvensional, karena menyasar segmen pasar yang berbeda dan lebih bersaing dengan layanan taksi daring lainnya.

Selain ramah lingkungan, kendaraan listrik juga jauh lebih efisien dari sisi biaya operasional.

Berdasarkan kajian penggunaan hingga 10 tahun atau jarak tempuh sekitar 150.000 kilometer, biaya energi kendaraan listrik jauh lebih rendah dari pada kendaraan berbahan bakar fosil.

“Biaya listrik per kilometer sekitar Rp400 sampai Rp600. Bandingkan dengan kendaraan BBM yang bisa mencapai Rp1.200 hingga Rp1.500 per kilometer, sementara hybrid sekitar Rp900-an,” ungkapnya.

Efisiensi tersebut diproyeksikan membuat tarif taksi listrik lebih kompetitif dari pada taksi konvensional.

Meski begitu, Levi mengakui masih ada tantangan yang perlu pemerintah antisipasi. Seperti kekhawatiran masyarakat terhadap harga jual kembali kendaraan listrik, harga baterai, hingga perbedaan konektor pengisian daya antar merek.

“Tantangannya memang ada, terutama soal standar konektor. Karena itu pemerintah akan hadir memfasilitasi agar infrastruktur yang dibangun benar-benar memadai,” pungkasnya.

Tags: Green SMINFRASTRUKTURkendaraan listrikLAMPUNGSPKLUTaksi Listrik
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Jelang Ramadan, Harga Ayam Potong Naik di Pasar Jatimulyo

Jelang Ramadan, Harga Ayam Potong Naik di Pasar Jatimulyo

byRicky Marly
13/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Permintaan ayam potong menjelang bulan Ramadan mulai mengalami kenaikan. Kenaikan permintaan ini pun mempengaruhi pada harga...

pasar murah

Sambut Ramadan 1447 H, Masjid Ulul Albaab Bataranila Gelar Pasar Murah dan Libatkan 32 UMKM

byMustaan
13/02/2026

Hajimena (lampost.co) — Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, suasana Sambut Ramadan semakin terasa di Masjid Ulul Albaab, Perumahan Bataranila, Desa Hajimena,...

Pelayanan Publik jadi Etalase Utama Wajah Pemerintah Daerah

Pelayanan Publik jadi Etalase Utama Wajah Pemerintah Daerah

byRicky Marlyand1 others
13/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan untuk menjaga tata kelola pemerintahan daerah yang transparan dan akuntabel. Pelayanan...

Berita Terbaru

Jelang Ramadan, Harga Ayam Potong Naik di Pasar Jatimulyo
Ekonomi dan Bisnis

Jelang Ramadan, Harga Ayam Potong Naik di Pasar Jatimulyo

byRicky Marly
13/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Permintaan ayam potong menjelang bulan Ramadan mulai mengalami kenaikan. Kenaikan permintaan ini pun mempengaruhi pada harga...

Read moreDetails
Rangkaian kegiatan peringatan Bulan K3 Nasional di Pelindo Regional 2 Panjang dengan senam bersama.

Pelindo Regional 2 Panjang, Peringati Bulan K3 Nasional 2026, Perkuat Budaya Keselamatan Kerja

13/02/2026
brentford vs arsenal

Arsenal Tertahan Usai Diimbangi Brentford 1-1

13/02/2026
pasar murah

Sambut Ramadan 1447 H, Masjid Ulul Albaab Bataranila Gelar Pasar Murah dan Libatkan 32 UMKM

13/02/2026
Pelayanan Publik jadi Etalase Utama Wajah Pemerintah Daerah

Pelayanan Publik jadi Etalase Utama Wajah Pemerintah Daerah

13/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.