• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 26/01/2026 07:45
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

Peningkatan Kontribusi Fiskal Genjot PAD Lampung

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan saat ini Pemprov Lampung sedang berupaya menggenjot peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Triyadi IsworoAtikabyTriyadi IsworoandAtika
19/05/25 - 21:00
in Ekonomi dan Bisnis, Lampung
A A
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal. (Lampost.co /Atika)

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal. (Lampost.co /Atika)

Bandar Lampung (Lampost.co) — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan saat ini Pemprov Lampung sedang berupaya menggenjot peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Hal tersebut dalam upaya mendorong kontribusi fiskal dapat meningkat. 

 

“Saat ini strategi Pemerintah Provinsi Lampung untuk meningkatkan PAD sedang kita upayakan. Terlebih di tengah tantangan struktural fiskal yang kompleks,” katanya, Senin, 19 Mei 2025. 

 

Kemudian ia menjelaskan, meski Lampung memiliki Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) keempat terbesar di Sumatera, dengan nilai Rp 483,8 triliun pada 2024. Namun, kontribusi PAD masih jauh dari ideal. 

 

“Pada tingkat provinsi, PAD baru mencapai 59 persen dari total APBD. Sedangkan tingkat kabupaten/kota, banyak yang di bawah 10 persen,” jelasnya.

 

“Ekonomi Lampung ini sebenarnya hidup. Tetapi kontribusinya untuk PAD sangat kecil. Ini harus kita carikan solusi strategis,” sambungnya. 

 

Selanjutnya Mirza, sapaan akrabnya, juga menyoroti lemahnya kontribusi fiskal dari aktivitas ekonomi besar. Seperti pengiriman batu bara dan kegiatan pelabuhan, serta minimnya potensi tambang yang bisa termanfaatkan.

 

“Memang perlunya pendekatan inovatif dan kolaborasi lintas sektor agar potensi Lampung dapat optimalkan. Apalagi untuk meningkatkan kemandirian fiskal daerah,” katanya. 

 

Citra Utama

Kemudian ia juga mengatakan selain upaya peningkatan PAD. Pihaknya juga mengupaya meningkatkan pembangunan daerah. Dengan memfokuskan tiga cita utama yang pada dasarnya membutuhkan dukungan dari PAD untuk menopang program -program yang terinisiasikan.

 

“Pertama, Pertumbuhan Ekonomi Inklusif, Mandiri, dan Inovatif. Gubernur menekankan pentingnya sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi daerah, mengingat 40% tenaga kerja Lampung berada sektor ini,” kata Mirza. 

 

Adapun target produksi padi tahun 2025 sebesar 3,5 juta ton. Ini sebagai bagian dari komitmen mendukung ketahanan pangan nasional. Selain itu, pembangunan infrastruktur jalan, irigasi, dan kota baru berbasis eco-city akan menjadi prioritas.

 

“Kedua, SDM Unggul dan Produktif. IPM Lampung tahun 2024 berada pada posisi ke-26 secara nasional. Ini harus menjadi cambuk bagi kita,” ujar Gubernur.

 

Kemudian gubernur menegaskan pentingnya akses pendidikan berkualitas. Lalu layanan kesehatan yang manusiawi, dan peningkatan keterampilan kerja lulusan sekolah menengah.

 

“Ketiga, Masyarakat Beradab dan Tata Kelola Pemerintahan Berintegritas. Kolaborasi lintas sektor adalah kunci keberhasilan,” ujar dia.

 

Lalu ia tegaskan, dengan upaya peningkatan PAD. Harapannya dapat menjadi modal untuk menjalankan tiga cita utama pada pemerintahannya. “Harapannya ada dukungan dari masyarakat salah satunya dengan taat membayar pajak,” tutupnya.

Tags: EKONOMIGUBERNUR LAMPUNGkontribusi fiskalPADPDRBpemprov lampungPendapatan Asli DaerahProduk Domestik Regional BrutoProvinsi LampungRahmat Mirzani Djausalstruktural fiskalSumatera
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Pengamat Hukum dan Kebijakan Publik, Hardjuno Wiwoho menyoal pencabutan HGU SGC.

Pengamat Hukum Hardjuno Nilai Pencabutan HGU SGC Bisa Rusak Kredibilitas Investasi Indonesia

bySri Agustina
26/01/2026

Jakarta (Lampost.co)--Pencabutan Hak Guna Usaha (HGU) Sugar Group Companies (SGC) seluas 85.000 hektare di Provinsi Lampung oleh Menteri Agraria dan...

Langit mendung menyelimuti Masjid Raya Al Bakrie Bandar Lampung dan sekitarnya. BMKG menyampaikan prakiraan cuaca Lampung berawan berpotensi hujan. (Foto: Triyadi Isworo/Lampost.co)

Senin, 26 Januari 2026, Lampung Berawan Berpotensi Hujan

byTriyadi Isworo
26/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan prakiraan cuaca harian. Senin, 26 Januari 2026, cuaca Provinsi...

Gempa bumi terjadi di wilayah Tanggamus, Senin, 26 Januari 2026 pukul 00:27:20 WIB dengan kekuatan 2.7 magnitudo. Dok BMKG

Tanggamus Diguncang Gempa 2.7 Magnitudo

byTriyadi Isworo
26/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan informasi gempa bumi. Gempa bumi terjadi pada wilayah Tanggamus,...

Berita Terbaru

Pengamat Hukum dan Kebijakan Publik, Hardjuno Wiwoho menyoal pencabutan HGU SGC.
Advertorial

Pengamat Hukum Hardjuno Nilai Pencabutan HGU SGC Bisa Rusak Kredibilitas Investasi Indonesia

bySri Agustina
26/01/2026

Jakarta (Lampost.co)--Pencabutan Hak Guna Usaha (HGU) Sugar Group Companies (SGC) seluas 85.000 hektare di Provinsi Lampung oleh Menteri Agraria dan...

Read moreDetails
Langit mendung menyelimuti Masjid Raya Al Bakrie Bandar Lampung dan sekitarnya. BMKG menyampaikan prakiraan cuaca Lampung berawan berpotensi hujan. (Foto: Triyadi Isworo/Lampost.co)

Senin, 26 Januari 2026, Lampung Berawan Berpotensi Hujan

26/01/2026
Gempa bumi terjadi di wilayah Tanggamus, Senin, 26 Januari 2026 pukul 00:27:20 WIB dengan kekuatan 2.7 magnitudo. Dok BMKG

Tanggamus Diguncang Gempa 2.7 Magnitudo

26/01/2026
Pemkab Lampung Timur Apresiasi Perhatian Presiden Terhadap Konflik Manusia dan Gajah

Pemkab Lampung Timur Apresiasi Perhatian Presiden Terhadap Konflik Manusia dan Gajah

25/01/2026
Vaksinasi

Cegah Penularan Super Flu, Pemprov Sediakan Vaksinasi di Faskes

25/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.