• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 26/01/2026 03:01
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Lampung

Peningkatan Pengawasan terhadap Penyelundupan Satwa Mendapat Apresiasi

Sebagai wilayah strategis yang menghubungkan Pulau Sumatera dan Jawa, Lampung kerap menjadi jalur transit utama bagi perdagangan satwa ilegal.

Ricky MarlyAtikabyRicky MarlyandAtika
23/10/25 - 22:10
in Lampung
A A
Peningkatan Pengawasan terhadap Penyelundupan Satwa Mendapat Apresiasi

Penangkapan burung di Bakauheni oleh Balai Karantina. (Dok. Lampost.co)

Bandar Lampung (Lampost.co) — Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (Karantina) Lampung semakin memperkuat pengawasan terhadap lalu lintas satwa liar dan tumbuhan dilindungi di berbagai pintu keluar masuk wilayah. Terutama di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen nasional dalam mencegah penyelundupan satwa. Serta menjaga kelestarian keanekaragaman hayati di Indonesia.

Sebagai wilayah strategis yang menghubungkan Pulau Sumatera dan Jawa, Lampung kerap menjadi jalur transit utama bagi perdagangan satwa ilegal.

Baca Juga:

Karantina Lampung Perketat Pengawasan Satwa dan Tumbuhan Dilindungi

 

Melalui pengawasan ketat di pintu keluar, Karantina Lampung berupaya menutup peluang bagi para pelaku penyelundupan yang selama ini memanfaatkan tingginya permintaan satwa langka di pasar Jawa.

Peningkatan pengawasan secara terpadu ini dengan melibatkan berbagai instansi seperti Bea Cukai, kepolisian, serta pihak pelabuhan.

Pemeriksaan terhadap kendaraan pengangkut barang di area pelabuhan dilakukan lebih intensif. Termasuk pada malam hari yang kerap dimanfaatkan pelaku penyelundupan untuk menghindari pemeriksaan petugas.

 

Dapat Apresiasi

Langkah tegas Karantina Lampung dalam memperkuat pengawasan ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Termasuk dari Executive Director of Flight Protection Indonesia Birds, Marison Guciano.

Ia menilai, upaya ini telah memberikan dampak nyata dalam menekan angka penyelundupan satwa liar. Terutama burung-burung endemik Sumatera yang sering menjadi target perdagangan gelap.

“Upaya rekan-rekan di Bakauheni ini memberi efek jera, karena penyelundupan dari Sumatera ke Jawa menurun tajam. Banyak pelaku yang akhirnya bangkrut karena sering tertangkap. Kami berharap sinergi pengawasan di daerah hulu juga terus diperkuat,” ujar Marison.

Menurut Marison, pengawasan di titik keluar seperti Bakauheni harus diimbangi dengan penguatan di wilayah hulu, termasuk kawasan hutan dan pasar satwa di pedalaman Sumatera.

Ia menegaskan, perdagangan satwa liar tidak hanya mengancam populasi spesies langka. Tetapi juga berpotensi menimbulkan risiko penyebaran penyakit dari hewan ke manusia (zoonosis).

Dalam beberapa bulan terakhir, Karantina Lampung mencatat sejumlah keberhasilan dalam operasi gabungan.

Ratusan ekor burung liar seperti murai batu, kacer, dan cucak hijau berhasil diselamatkan dari upaya penyelundupan ke Pulau Jawa. Semua satwa hasil sitaan kemudian diserahkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk rehabilitasi dan dilepasliarkan kembali ke habitat aslinya.

Sinergi antara aparat pengawasan, lembaga konservasi, dan masyarakat untuk terus diperkuat agar ruang gerak jaringan penyelundupan semakin sempit.

Langkah tegas Karantina Lampung tidak hanya menjadi bentuk penegakan hukum. Tetapi juga wujud nyata kepedulian terhadap kelestarian satwa dan lingkungan hidup di Indonesia.

Tags: bea cukaiBKSDABurungkeanekaragaman hayatiKepolisianLAMPUNGPelabuhan BakauheniPengawasanPulau JawaPulau SumaterasatwaTumbuhanzoonosis
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Pemkab Lampung Timur Apresiasi Perhatian Presiden Terhadap Konflik Manusia dan Gajah

Pemkab Lampung Timur Apresiasi Perhatian Presiden Terhadap Konflik Manusia dan Gajah

byRicky Marlyand1 others
25/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Timur menyampaikan apresiasi tinggi atas perhatian serius Presiden terhadap persoalan konflik antara...

Way Kambas Disiapkan Tanggul Permanen dan Kesejahteraan MMP Turut Didorong

Way Kambas Disiapkan Tanggul Permanen dan Kesejahteraan MMP Turut Didorong

byRicky Marlyand1 others
25/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah pusat dan daerah terus mematangkan penataan kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK). Langkah ini sebagai...

Modal Alam Lampung Berpeluang Masuk Perdagangan Karbon

Modal Alam Lampung Berpeluang Masuk Perdagangan Karbon

byAtikaand1 others
25/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Akademisi Universitas Lampung (Unila) Saring Suhendro menilai Lampung memiliki modal alam yang relatif kuat untuk masuk...

Berita Terbaru

Pemkab Lampung Timur Apresiasi Perhatian Presiden Terhadap Konflik Manusia dan Gajah
Humaniora

Pemkab Lampung Timur Apresiasi Perhatian Presiden Terhadap Konflik Manusia dan Gajah

byRicky Marlyand1 others
25/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Timur menyampaikan apresiasi tinggi atas perhatian serius Presiden terhadap persoalan konflik antara...

Read moreDetails
Vaksinasi

Cegah Penularan Super Flu, Pemprov Sediakan Vaksinasi di Faskes

25/01/2026
Ilustrasi (MI)

Vaksinasi Rutin-Prokes Agar Terhindar dari Superflu

25/01/2026
Ilustrasi

Pakar Ungkap Superflu Sebagai Mutasi Virus H3N2

25/01/2026
Ilustrasi

Pemerintah Antisipasi Superflu-Lonjakan DBD

25/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.