Bandar Lampung (Lampost.co)—Bertepatan dengan peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung memberikan penghargaan kepada 99 aparatur sipil negara (ASN) atas pengabdian mereka selama 10 hingga 30 tahun. Pemberian penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi negara terhadap dedikasi dan loyalitas ASN dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Poin penting:
- Kemenag Lampung memberikan penghargaan kepada 99 ASN atas pengabdian 10–30 tahun pada peringatan HAB ke-80.
- Upacara HAB ke-80 berlangsung sederhana sebagai bentuk empati kepada korban bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar.
- Kemenag Lampung menyalurkan bantuan kemanusiaan Rp1,78 miliar dan menggelar lomba video kreatif bertema kerukunan.
Penyerahan penghargaan berlangsung sederhana dalam upacara bendera peringatan HAB ke-80 di halaman Kantor Kanwil Kemenag Lampung, Sabtu (3/1/2025). Kepala Kanwil Kemenag Lampung, Zulkarnain, menjelaskan kesederhanaan upacara tersebut merupakan bentuk empati dan solidaritas kepada masyarakat di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Sebab, saat ini mereka tengah tertimpa musibah bencana.
“Di satu sisi kami bersyukur dan bersukacita memperingati Hari Amal Bakti. Namun di sisi lain kami tetap berempati kepada saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ujar Zulkarnain.
Baca juga: ASN Kemenag Diminta Adaptif terhadap Perkembangan Zaman
Ia menegaskan penghargaan kepada para ASN tidak hanya sebagai pengakuan atas masa pengabdian, tetapi juga motivasi agar para pegawai terus meningkatkan kinerja, profesionalisme, serta kualitas layanan kepada masyarakat. Selain itu, Kanwil Kemenag Lampung juga menetapkan satu ASN teladan dengan harapan dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi ASN lainnya.
Dalam rangkaian HAB ke-80, Kemenag Lampung turut menggelar lomba video kreatif bertema Kerukunan dan Cinta Kemanusiaan. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Kementerian Agama dalam memanfaatkan kemajuan teknologi dan media sosial sebagai sarana memperkuat nilai-nilai kerukunan di tengah masyarakat.
“Melalui lomba video konten kreatif ini, kami ingin memotivasi ASN dan masyarakat agar bijak menggunakan media sosial untuk hal-hal yang positif,” kata Zulkarnain.
Sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan, Kemenag Lampung juga telah menyalurkan bantuan senilai Rp1,78 miliar bagi masyarakat terdampak bencana. Bantuan tersebut mencakup dukungan bagi anak yatim piatu serta sekolah-sekolah yang terdampak bencana alam.







