• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 11/02/2026 18:19
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Lampung

PT. Budi Starch and Sweetener Kembali Beroperasi usai Kementan Tetapkan Harga Singkong

PT. Budi Starch & Sweetener kembali operasional secara penuh pasca keluarnya ketetapan Kementerian Pertanian (Kementan) RI.

Triyadi IsworoAtikabyTriyadi IsworoandAtika
07/02/25 - 21:14
in Lampung, Lampung Timur, Lampung Utara
A A
Pabrik singkong yang diproduksi oleh PT Budi Starch & Sweetener kembali beroperasi. Dok

Pabrik singkong yang diproduksi oleh PT Budi Starch & Sweetener kembali beroperasi. Dok

Bandar Lampung (Lampost.co) — PT. Budi Starch & Sweetener kembali operasional secara penuh pasca keluarnya ketetapan Kementerian Pertanian (Kementan) RI. Ketetapan itu melalui Direktorat Jenderal Tanaman Pangan terkait harga ubi kayu atau singkong Provinsi Lampung.

 

Kemudian dari perusahaan tersebut, ada 18 pabrik pengolahan tapioka di bawah naungannya kembali buka. Hal itu merujuk pada surat bernomor: 0375/TP.100/C/02/2025 tertandatangani Dirjen Tanaman Pangan Yudi Sastro pada 5 Februari 2025.

 

Pimpinan PT. Budi Starch & Sweetener, Agus Susanto mengatakan pihaknya membuka operasional kembali secara penuh. Ini adalah wujud sambutan positif pihaknya atas keluarnya harga pembelian ubi kayu oleh pabrik pengolahan tapioka dari Kementan RI. 

 

“Kami merespon positif dan menyambut baik serta siap mematuhi penetapan harga ubi kayu. Kebijakan ini dari Kementan RI,” kata Agus, Jumat, 7 Februari 2025. 

 

Kemudian ia mengatakan sebelum membuka pabrik secara keseluruhan hari ini, PT. Budi Starch & Sweetener sudah kembali menerima singkong dari petani pada Kamis, 6 Februari 2025. Hal ini pasca sempat terminta tutup oleh para pendemo pada 26 Januari 2025 lalu.

 

Kadar Aci

Selanjutnya, operasional awal terlaksanakan pada dua pabrik. Yakni Way Abung (Lampung Tengah) dan Way Jepara (Lampung Timur). Saat membuka perdana menyerap 800 ton singkong dari penjual. Bahkan pada beberapa truk yang terjual pada pabrik PT. Budi Starch & Sweetener Way Abung. Terdapat kadar aci 30 persen dan 29 persen singkong tersebut varietas Kasesa.

 

Selanjutnya, Agus menjelaskan PT. Budi Starch & Sweetener terakhir membeli singkong pada 25 Januari 2025 lalu. Dan sempat tutup atas permintaan pendemo sampai ada keputusan lebih lanjut dari pemerintah.

 

“Setelah mendapatkan keputusan pemerintah melalui Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementan RI. Kami kembali membeli singkong dari petani. Saat ini sudah beroperasional penuh pada 18 pabrik. Dan sudah mengikuti harga dari Kementan,” ujarnya. 

 

Sebagai perusahaan, pihaknya menilai penetapan harga terbaru oleh Kementan pasca turun ke Lampung sudah baik. Dalam surat Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, sudah tertetapkan klasifikasi pembelian singkong. Sesuai kadar aci tanpa potongan rafaksi. 

 

“PT. Budi Starch & Sweetener bahkan telah menyosialisasikan harga pembelian singkong sesuai surat Kementan pada 18 pabriknya. Dan turut mendorong para petani singkong agar menanam singkong varietas unggul. Seperti Kasesa dan Garuda dengan masa panen sesuai standar. Ini agar mendapatkan kadar aci yang tinggi dengan harga beli yang tinggi pula,” katanya. 

 

Kemudian menurutnya dalam hal tersebut pihaknya menekankan jika perusahaan bukan membeli singkongnya. Namun aci yang terhasilkan dari singkong tersebut. “Dengan kadar aci yang tertentukan pemerintah 24 persen. Harga singkong per kg Rp1.350 tanpa potongan apapun,” katanya.

 

Selanjutnya ia mengatakan, apabila kadar aci melebihi standar 24 persen. Pihaknya juga memberikan harga yang lebih tinggi sesuai ketetapan Kementan RI. “Begitu pula sebaliknya jika kadarnya kurang. Harga juga menyesuaikan dan itu sudah teratur dalam surat tersebut,” katanya. 

 

Sementara PT. Budi Starch & Sweetener dalam hal ini juga memastikan secara rutin melakukan tera timbangan melalui Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan. Ini untuk menjamin keakuratan timbangan pembelian singkong agar tidak merugikan penjual atau petani.

Mengacu Ketetapan

Terpisah, Pimpinan Pabrik PT. Budi Starch & Sweetener Way Abung, Deni Irawan mengatakan. Harga beli yang terterapkan pada pabriknya sudah mengacu pada surat ketetapan Kementan RI.

 

“Untuk itu kami menghimbau para petani agar menanam singkong dengan varietas unggul dan memanennya saat cukup umur. Agar kadar pati tinggi dan mendapatkan harga yang tinggi pula,” ujar Deni.

 

Kemudian Deni menyampaikan, jika varian singkong yang unggul seperti Kasesa dan Garuda. Umur panen yang ideal di atas 10 bulan. “Kami juga mengimbau petani untuk menjual singkong ke pabrik dalam kondisi tidak ada bonggol dan tidak banyak tanah lagi. Karena kami membelinya tanpa potongan rafaksi,” terangnya.

 

Sementara itu, salah satu petani yang biasa menjual hasil panenan singkong pabrik PT. Budi Starch & Sweetener Way Abung, Gunung Batin, Lampung Tengah., menyambut baik ketetapan Mentan RI ini yang membawa angin segar bagi para petani. 

Tags: Agus SusantoDeni IrawanDirektorat Jenderal Tanaman PanganGarudaharga ubi kayuKasesaKementan RIkementerian pertanianketetapan hargaoperasional secara penuhpetani singkongPimpinan Pabrik PT. Budi Starch & Sweetener Way AbungPimpinan PT. Budi Starch & SweetenerProvinsi LampungPT Budi Starch & Sweetenersingkongsingkong varietas unggulWay AbungWay Jepara
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Asisten II Pemprov Lampung Mulyadi Irsan paparkan data surplus padi 3,5 juta ton sebagai daya tarik investasi industri benih nasional bagi PT SHS.

Surplus Padi 3,5 Juta Ton, Lampung Tawarkan Klaster Strategis Industri Benih

byDelima Napitupuluand1 others
11/02/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Pemerintah Provinsi Lampung memamerkan kekuatan fundamental sektor pertaniannya sebagai daya tawar utama bagi investor industri perbenihan nasional. Asisten...

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal

Gandeng Petani Lampung, PT SHS Tawarkan Harga Premium dan Bayar Tunai 24 Jam

byDelima Napitupuluand1 others
11/02/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--PT Sang Hyang Seri (SHS) mengumumkan transformasi bisnis besar-besaran dengan melakukan refocusing total pada sektor perbenihan nasional. Langkah...

Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat fondasi ketahanan pangan dengan menjajaki kolaborasi strategis bersama PT Sang Hyang Seri (SHS).

Transformasi Lumbung Pangan, Pemprov-PT SHS Bangun Pusat Industri Benih

byDelima Napitupuluand1 others
11/02/2026

Bandar Lampung (lampost.co)-Pemerintah Provinsi Lampung mulai mematangkan langkah strategis untuk bertransformasi menjadi pusat industri perbenihan nasional. Kolaborasi bersama PT Sang...

Berita Terbaru

Asisten II Pemprov Lampung Mulyadi Irsan paparkan data surplus padi 3,5 juta ton sebagai daya tarik investasi industri benih nasional bagi PT SHS.
Lampung

Surplus Padi 3,5 Juta Ton, Lampung Tawarkan Klaster Strategis Industri Benih

byDelima Napitupuluand1 others
11/02/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Pemerintah Provinsi Lampung memamerkan kekuatan fundamental sektor pertaniannya sebagai daya tawar utama bagi investor industri perbenihan nasional. Asisten...

Read moreDetails
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal

Gandeng Petani Lampung, PT SHS Tawarkan Harga Premium dan Bayar Tunai 24 Jam

11/02/2026
Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat fondasi ketahanan pangan dengan menjajaki kolaborasi strategis bersama PT Sang Hyang Seri (SHS).

Transformasi Lumbung Pangan, Pemprov-PT SHS Bangun Pusat Industri Benih

11/02/2026
logo DFB Pokal

Freiburg Singkirkan Hertha Berlin dari DFB Pokal 2026 lewat Adu Penalti Dramatis

11/02/2026
Penyerang sayap Bournemouth Rayan

Comeback Dramatis Bournemouth di Hill Dickinson Stadium

11/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.