Bandar Lampung (Lampost.co) — PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Divisi Regional IV Tanjungkarang resmi menutup Posko Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Poin penting :
1. PT KAI resmi menutup posko angkutan Natal dan Tahun Baru 2026.
2. Pelayanan angkutan Nataru berlangsung selama 18 hari.
3. Puncak arus melonjak tajam pada 1 Januari 2026.
Penutupan posko menandai berakhirnya masa pelayanan angkutan Nataru yang berlangsung selama 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
Selama periode tersebut, jumlah penumpang kereta api wilayah Tanjungkarang tercatat mengalami peningkatan signifikan.
Total penumpang mencapai 78.895 orang atau naik 15,88 persen jika dengan periode Nataru 2024/2025 yang sebanyak 68.085 penumpang.
Peningkatan jumlah pengguna jasa tersebut karena adanya penambahan kapasitas layanan.
KAI Divre IV Tanjungkarang mengoperasikan 90 perjalanan kereta api dengan total 58.176 tempat duduk, meningkat 15,10 persen jika dengan periode Nataru sebelumnya yang menyediakan 50.544 tempat duduk.
Baca juga : Perjalanan KA di Stasiun Tanjungkarang Kembali Beroperasi
Adapun puncak arus penumpang terjadi pada 1 Januari 2026. Pada hari itu, tercatat sebanyak 4.834 pelanggan menggunakan layanan kereta api.
Berdasarkan data operasional, Stasiun Tanjungkarang menjadi stasiun dengan volume penumpang tertinggi.
Stasiun ini mencatat jumlah penumpang naik dan turun terbanyak, baik secara harian maupun akumulatif selama periode angkutan Nataru berlangsung.
Kepala PT KAI (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang, Mohamad Ramdany, menyampaikan bahwa penyelenggaraan Angkutan Nataru 2025/2026 dapat berjalan dengan baik berkat dukungan dan kerja sama berbagai pihak.
“KAI Tanjungkarang berkomitmen untuk terus menjaga kepercayaan pelanggan melalui penyediaan layanan yang aman, nyaman, dan andal, sehingga kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat pada masa libur Nataru maupun pada momen-momen lainnya,” ujar Ramdany.
Apresiasi Stakeholder
Pada penutupan Posko Angkutan Nataru 2025/2026, KAI Divre IV Tanjungkarang juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran angkutan.
Dukungan tersebut datang dari TNI, Polri, pemerintah daerah, Dinas Perhubungan, Basarnas, BMKG, tenaga kesehatan, Komunitas RailFriends, serta para pemangku kepentingan lainnya.
“Kami juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh petugas KAI lapangan yang telah bekerja dengan dedikasi dan profesionalisme tinggi selama masa Angkutan Nataru,” tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa dari sisi keselamatan perjalanan, kinerja KAI Tanjungkarang selama Angkutan Nataru 2025/2026 berjalan dengan baik.
Pihaknya berkomitmen untuk terus menjaga dan meningkatkan standar keselamatan pada periode pelayanan berikutnya.
“Momentum kinerja keselamatan yang positif ini akan terus kami jaga dan tingkatkan pada masa-masa yang akan datang,” tutup dia.








