Bandar Lampung (Lampost.co) — Permintaan hunian di Lampung saat ini terus tumbuh. Ini terbukti dengan semakin banyaknya masyarakat kelas ekonomi menengah ke bawah memilih properti sebagai pilihan investasi maupun untuk hunian.
Salah satunya diakui oleh Septiani, warga Perumahan Beringin Jaya, Kemiling, Bandar Lampung. Ia mengaku sengaja memilih perumahan subsidi sebagai hunian dan investasi masa depan.
Menurutnya, membeli rumah subsidi cukup meringankannya untuk memiliki hunian, ketimbang harus mengontrak rumah yang harganya juga cukup mahal, atau membangun rumah dari nol.
“Intinya ambil perumahan ini karena keterbatasan biaya, ngontrak mahal, dan bangun rumah juga tidak punya lahan untuk dibangun. Jadi ya ambil perumahan,” ujar ibu dua anak itu.
Menurutnya, dengan mengambil perumahan yang ia jalani selama enam tahun terakhir ini cukup meringankannya dalam hal pembiayaan.
“Kalau perumahan ini bisa dicicil bayarnya per bulan, ketika sudah lunas rumah jadi milik kita,” pungkasnya.
Lokasi Strategis
Zul, warga Perumahan Sumberagung, menyatakan hal yang senada. Ia mengaku memilih mengambil perumahan karena lokasi yang strategis di ibu kota provinsi. Selain itu, keterbatasan lahan juga menjadi pertimbangan untuk mengambil perumahan.
“Awalnya ingin bangun rumah, tapi tidak punya lahan, kalaupun mau beli harus beli dulu, itu juga mampunya nyicil. Jadi kita pikir kapan punya rumahnya kalau seperti itu,” ujarnya.
Selain itu, menurutnya, harga bahan material saat ini juga cukup mahal, belum lagi harus membayar tukang juga menjadi bahan pertimbangan.
“Semua sekarang mahal, tukang, material bangunan, lahan juga mahal. Jadi perumahan saya pikir jadi solusi agar supaya kita punya hunian,” pungkasnya.








