Sekolah Rakyat Permanen Lampung segera Beroperasi

Editor Barboy, Penulis Atika
Selasa, 28 April 2026 07.12 WIB
Sekolah Rakyat Permanen Lampung segera Beroperasi
Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Aswarodi saat diwawancarai beberapa waktu lalu. (Foto: Lampost.co/Atika Oktaria)

Bandar Lampung (Lampost.co): Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Sosial terus mematangkan persiapan operasional Sekolah Rakyat permanen di Kota Baru.

Program ini memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu dan menjangkau peserta didik dari seluruh kabupaten/kota di Lampung.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Aswarodi, menjelaskan bahwa Dinas Sosial melibatkan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di setiap wilayah kerja. Hal itu untuk menjangkau calon peserta didik.

“Pendamping PKH menjadi ujung tombak dalam menjangkau calon siswa. Masyarakat bisa berkoordinasi langsung dengan pendamping di wilayahnya masing-masing,” ujarnya.

Ia menambahkan, Sekolah Rakyat permanen di Kota Baru membuka rekrutmen peserta didik dari 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung, tidak terbatas pada satu daerah.

Namun, pemerintah tetap mengarahkan proses pengusulan dari wilayah tertentu seperti Kabupaten Lampung Timur melalui pemerintah kabupaten setempat.

Dalam kriteria penerimaan, Aswarodi menegaskan bahwa Dinas Sosial memprioritaskan masyarakat dalam kategori desil 1 dan desil 2 sebagai kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.

“Fokus utama kita adalah masyarakat miskin ekstrem dan rentan. Namun, kami tetap mempertimbangkan masyarakat di luar desil tersebut melalui proses pemutakhiran data yang terus berjalan,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pemerintah pusat melalui kementerian sosial secara aktif memperbarui data terpadu. Hal itu supaya tidak ada masyarakat layak yang terlewat dari program bantuan.

Seiring rampungnya pembangunan sekolah permanen, Dinas Sosial menghentikan program sekolah rintisan dan memusatkan seluruh kegiatan pembelajaran di fasilitas yang lebih representatif.

“Jika sekolah permanen sudah beroperasi, maka sekolah rintisan tidak lagi berjalan. Kami menargetkan pada 20 Juni mendatang, Sekolah Rakyat permanen mulai beroperasi,” tegas Aswarodi.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI