Wabup Agus Suranto menyambut rencana tersebut dengan antusias. Ia bahkan menegaskan kesiapan pemerintah daerah untuk memberikan dukungan penuh, termasuk soal lahan.
Kotaagung (Lampost.co) — Kabar baik bagi masyarakat. Rencana pembangunan kantor Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Kabupaten Tanggamus mulai menunjukkan titik terang.
Wakil Bupati Tanggamus, Agus Suranto, menerima audiensi Sekretaris Utama Badan Pengawas Obat dan Makanan RI, Jayadi, bersama Kepala BPOM Bandar Lampung, Bagus Heri Purnomo, di Ruang Rapat Wabup, Rabu, 23 April 2026.
Pertemuan ini membahas rencana besar pembangunan kantor BPOM di wilayah Tanggamus, yang mereka gadang-gadang akan mempercepat layanan perizinan obat. Juga makanan sekaligus mendekatkan pelayanan ke masyarakat.
Wabup Agus Suranto menyambut rencana tersebut dengan antusias. Ia bahkan menegaskan kesiapan pemerintah daerah untuk memberikan dukungan penuh, termasuk soal lahan.
“Terima kasih BPOM mau bangun di Tanggamus. Selama ini masyarakat harus ke Bandar Lampung untuk mengurus perizinan,” ujarnya.
Tak main-main, Pemkab Tanggamus menyiapkan lahan strategis di kawasan Talangpadang. Bahkan luasnya ia sebut siap melebihi kebutuhan awal. “Kalau butuh 6.000 meter, akan kita siapkan lebih. 6.600 meter misalnya,” tegas Agus.
Menurutnya, lokasi Talang Padang dipilih karenapihaknya nilai sangat strategis dan berada di posisi tengah. Sehingga mudah mnegakses dari berbagai daerah.
“Dari Lampung Barat bisa langsung, dari Pesisir Barat juga bisa. Kalau dari Ulubelu tidak perlu memutar lewat Kotaagung dulu,” jelasnya.
Tak hanya itu, Pemkab juga siap mempercepat operasional BPOM dengan menawarkan beberapa opsi lokasi sementara.
“Kami betul-betul ingin kantor BPOM ini di bangun di Tanggamus. Kami terus berikhtiar memenuhi kebutuhan lahan yang diperlukan BPOM,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Utama BPOM RI, Jayadi, mengungkapkan bahwa pihaknya memang tengah merancang pembentukan Unit Pelaksana Teknis (UPT) baru di Tanggamus.
“Kami berencana membentuk UPT baru di Kabupaten Tanggamus yang nantinya akan meng-cover tiga kabupaten, yaitu Tanggamus, Pesisir Barat, dan Lampung Barat,” jelasnya.
Ia juga membeberkan target operasional yang cukup dekat. “Kita rencanakan bulan September atau Oktober sudah bisa kita operasionalkan,” ungkap Jayadi.
Menurutnya, pemilihan Tanggamus bukan tanpa alasan. Selain letak geografis yang strategis, potensi UMKM di sektor makanan juga menjadi pertimbangan utama.
“Di Tanggamus ini UMKM di bidang makanan cukup banyak. Ini menjadi bagian dari tugas kami nanti dalam memberikan pendampingan,” katanya.
Selama ini, masyarakat Tanggamus harus mengeluarkan untuk perjalanan ke Bandar Lampung saat mengurus perizinan. Kehadiran kantor BPOM nantinya diharapkan memangkas biaya sekaligus waktu pelayanan.
Jika sesuai target, dalam beberapa bulan ke depan, layanan BPOM sudah bisa mulai dirasakan langsung oleh masyarakat di wilayah Tanggamus dan sekitarnya.
Caption : Wakil Bupati Tanggamus, Agus Suranto, menerima audiensi Sekretaris Utama Badan Pengawas Obat dan Makanan RI, Jayadi, bersama Kepala BPOM Bandar Lampung, Bagus Heri Purnomo, di Ruang Rapat Wabup, Rabu, 23 April 2026.
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update