Bandar Lampung (Lampost.co) — Pemantauan hilal penetapan awal Ramadan di Lampung tidak mendapatkan hasil.
Hal tersebut lantaran bulan tak terlihat akibat tertutup awan mendung.
Ketua Tim Pengamatan Hilal Ramadan 1446 H OAIL, Annisa Novia Indra Putri mengungkapkan, pemantauan hingga 18.30 WIB.
Ia menjelaskan, timnya sempat melihat bulan sabit ketika siang hari sekitar pukul 14.00 WIB.
Namun amatan tersebut belum bisa jadi rujukan dalam penentuan awal bulan Ramadan. Hal itu karena penentuan awal bulan hijriah mulai saat matahari terbenam.
“Dari pantauan di Lampung bulan tidak berhasil terlihat karena kondisi mendung tebal,” ungkapnya, Jumat, 28 Februari 2025.
Tidak Berhasil
Berdasarkan amatan sebelumnya, seharusnya bulan telah muncul dan terlihat sekitar pukul 18.19 WIB. Namun hingga pukul 18.30 WIB pihaknya tidak berhasil melihat bulan.
“Seharusnya bulan sudah terlihat pada pukul 18.19 WIB, namun sampai sekarang belum terlihat,” katanya.
Menurutnya, pantauan di Lampung ketinggian bulan sudah memenuhi syarat yakni 3 derajat. Namun tingkat elongasinya masih mencapa 6,4 derajat.
“Untuk keputusannya nanti tetap akan menunggu sidang isbat Pemerintah Pusat,” tutupnya.