• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 08/12/2025 00:00
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Lampung

Cemari Lingkungan, Warga Tuntut Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit

Isnovan DjamaludinFerdi IrwandabyIsnovan DjamaludinandFerdi Irwanda
07/08/24 - 21:30
in Lampung, Tulang Bawang
A A
bahas pencemaran

Pertemuan antara warga Kampung Lingai, Kecamatan Menggala Timur, Tulangbawang; PT Menggala Sawit Indo, dan Camat Menggala Timur di Balai Kampung Lingai, Rabu (7/8/2024). Pertemuan membahas tuntutan warga kepada perusahaan soal pencemaran lingkungan. Lampost.co/Ferdi Irwanda

Menggala (Lampost.co)—Masyarakat Kampung Lingai, Kecamatan Menggala Timur, Tulangbawang, menuntut PT Menggala Sawit Indo bertanggung jawab atas pencemaran sungai akibat aktivitas perusahaan pengolahan kelapa sawit itu.

Tuntutan itu muncul saat masyarakat bertemu dengan perwakilan perusahaan pasca-adanya dugaan pencemaran sungai akibat limbah perusahaan pengolahan kelapa sawit itu. Pertemuan berlangsung di Balai Kampung Lingai, Rabu (7/8/2024).

Selamet mengaku tidak merasakan dampak positif selama perusahaan itu beroperasi di kampungnya. Justru yang selama ini terjadi, keberadaan perusahaan itu merugikan karena kerap mencemari aliran sungai yang menjadi sumber air sawah warga dan tempat masyarakat mencari ikan.

“Saya belum pernah merasakan manfaat dari keberadaan perusahaan selama menjalankan usahanya di kampung kami,” katanya.

Ia mengatakan selain dugaan limbah perusahaan mencemari aliran sungai, mereka juga mendapatkan kiriman debu saat musim kemarau tiba. Dia meminta perusahaan dapat memperhatikan dampak lingkungan dan ekonomi aktivitas usahanya.

“Kalau musim kemarau kami ini hanya kebagian debu aja dari pabrik. Kami minta perusahaan itu bisa mencarikan solusi, memperbaiki keadaan lingkungan yang sudah telanjur rusak. Apalagi kami yang memang hidupnya bergantung dari bertani,” katanya.

Terima Keluhan

Camat Menggala Timur, Agus, mengaku telah menerima sejumlah keluhan masyarakat terkait keberadaan pabrik. Selain dugaan pencemaran sungai yang disebabkan limbah pabrik tersebut, juga soal minimnya pekerja asal kampung setempat yang direkrut perusahaan.

“Kemarin saya sudah dengar langsung keluhan masyarakat, karena pekerjanya  malah banyak berasal dari kampung lain. Padahal pabriknya berdiri di Kampung Lingai,” kata Agus.

Agus berharap keberadaan perusahaan dapat memberikan manfaat secara langsung terhadap kampung dan masyarakat setempat.

Sementara itu, Koordinator Lingkungan PT Menggala Sawit Indo, Arifin, mengaku tim Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung telah turun ke lokasi sungai yang diduga tercemar dan mengambil sampel air untuk diuji laboratorium.

“Untuk hasil uji labnya masih menunggu, karena belum keluar,” kata dia.

Masyarakat Kampung Lingai sempat mengeluhkan dugaan pencemaran lingkungan yang terjadi, Selasa (30/7/2024).  Pasalnya warga sekitar mendapati ikan yang hidup di aliran sungai itu mati mendadak. Selain itu, air di aliran sungai berubah warna menjadi hitam pekat.

Tags: Kampung LinggaMenggala TimurPencemaran lingkunganPT Menggala Sawit IndoTULANGBAWANG
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Pemprov Lampung Berikan Bantuan Uang Tunai untuk Korban Bencana di Sumatera

Pemprov Lampung Berikan Bantuan Uang Tunai untuk Korban Bencana di Sumatera

byRicky Marlyand1 others
07/12/2025

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam membantu penanggulangan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan...

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini waspada banjir Kabupaten Tanggamus. Dok. BMKG

Peringatan Dini Waspada Banjir Kabupaten Tanggamus

byTriyadi Isworo
07/12/2025

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini waspada banjir Kabupaten Tanggamus. Hal tersebut karena...

Lampung Siap Kirim 50 Relawan untuk Bencana Sumatera

Lampung Siap Kirim 50 Relawan untuk Bencana Sumatera

byRicky Marlyand1 others
07/12/2025

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung bersama Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Lampung mengerahkan tim relawan untuk membantu...

Berita Terbaru

Menkop Dorong Koperasi Disabilitas sebagai Motor Ekonomi Inklusif
Ekonomi dan Bisnis

Menkop Dorong Koperasi Disabilitas sebagai Motor Ekonomi Inklusif

byMuharram Candra Lugina
07/12/2025

Tangerang Selatan (Lampost.co) -- Kementerian Koperasi mendorong lahirnya koperasi berbasis komunitas sebagai motor ekonomi inklusif. Koperasi menjadi instrumen utama inklusi...

Read moreDetails
Kemenkop Jadikan Kopdes Merah Putih Motor Hilirisasi dan Ekonomi Desa

Kemenkop Jadikan Kopdes Merah Putih Motor Hilirisasi dan Ekonomi Desa

07/12/2025
Menkop Gandeng ICMI Perkuat Kopdes Merah Putih

Menkop Gandeng ICMI Perkuat Kopdes Merah Putih

07/12/2025
Pemprov Lampung Berikan Bantuan Uang Tunai untuk Korban Bencana di Sumatera

Pemprov Lampung Berikan Bantuan Uang Tunai untuk Korban Bencana di Sumatera

07/12/2025
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini waspada banjir Kabupaten Tanggamus. Dok. BMKG

Peringatan Dini Waspada Banjir Kabupaten Tanggamus

07/12/2025
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.