IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Jumat, 10/04/2026 17:41
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Lampung

Warga Lampung Barat Diimbau Hindari Hutan Malam Hari Usai Serangan Harimau

Ia juga menyarankan, bila terpaksa beraktivitas di kebun hingga sore, warga sebaiknya tidak pergi sendirian.

EffranbyEffran
10/09/25 - 21:04
in Lampung, Lampung Barat
A A
Ilustrasi Harimau Sumatera. (Foto: Dok/Medcom.id)

Ilustrasi Harimau Sumatera. (Foto: Dok/Medcom.id)

Liwa (Lampost.co) – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung meminta warga Lampung Barat berhati-hati ketika beraktivitas di kawasan hutan. Imbauan itu menyusul meningkatnya aktivitas Harimau Sumatera yang menimbulkan keresahan masyarakat.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari, menegaskan warga sebaiknya tidak berkebun hingga malam hari. Hutan kawasan merupakan habitat alami harimau sehingga rawan perjumpaan satwa buas.

“Kami sarankan masyarakat pulang lebih cepat setelah berkebun atau bertani. Keselamatan pribadi jauh lebih penting,” kata Yuni.

Ia juga menyarankan, bila terpaksa beraktivitas di kebun hingga sore, warga sebaiknya tidak pergi sendirian. “Ajak kawan untuk menjaga keselamatan. Jangan ambil risiko dengan masuk hutan menjelang malam,” tegasnya.

Koordinasi BKSDA untuk Penanganan Harimau

Kepolisian saat ini masih berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Lampung untuk menindaklanjuti keberadaan satwa liar di sekitar hutan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS).

“Kami bersyukur korban serangan harimau pada 5 September lalu berhasil selamat. Peristiwa ini jadi pengingat agar masyarakat lebih waspada,” ujar Yuni.

Kronologi Serangan Harimau Petani Sekincau

Kasus terbaru terjadi pada Jumat, 5 September 2025. Seekor harimau menyerang Amir (45), petani di Pekon Tiga Jaya, Kecamatan Sekincau.

Amir kala itu pulang bersama anaknya usai berkebun. Saat melintas di jalur hutan, seekor harimau tiba-tiba menerkam dari belakang hingga membuat keduanya terjatuh dari motor. Anak Amir berteriak kencang, sehingga hewan buas itu kabur meninggalkan lokasi.

Akibat serangan tersebut, Amir mengalami luka cakaran di kepala dan punggung. Ia segera mendapat pertolongan medis di Puskesmas Sekincau dan selamat meski harus menerima puluhan jahitan.

Polda Lampung bersama BKSDA terus memetakan titik rawan untuk memasang perangkap maupun kamera pemantau satwa. Harapannya, langkah itu dapat mencegah konflik lanjutan antara manusia dan harimau di Lampung Barat.

Tags: bksda lampungharimau lampungHarimau Sumaterakonflik manusia satwaserangan harimau Lampung Barattnbbs
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Kapolres Pringsewu AKBP M Yunus Saputra memberi keterangan di lokasi penggrebekan gudang BBM.Lampost.co/Yudi Prayoga.

Polres Pringsewu Gerebek Gudang Oplosan BBM, Amankan 5.665 Liter Solar dan Pertalite

byNurand1 others
10/04/2026

‎Pringsewu (Lampost.co)--- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pringsewu menggrebek sebuah gudang oplosan BBM di Pekon Mataram, Kecamatan Gadingrejo, Pringsewu, Kamis,...

Ambulan yang digunakan pelaku, saat terparkir di Mapolda Lampung.Lampost.co/Asrul Septian Malik.

Selundupkan Sabu dengan Ambulan, Empat Warga Tangerang Ditangkap

byNurand1 others
10/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung menggagalkan penyelundupan sabu seberat 15,7 kilo gram (kg), hendak menyeberang ke...

Di Pasar Way Dadi, Sukarame, para pedagang dan pelaku usaha kuliner mulai mengeluhkan penurunan omset yang cukup signifikan.Lampost.co/Fauzan Aljabar.

Dampak Kenaikan Harga Bahan Pokok,UMKM Keluhkan Penurunan Omset

byNur
10/04/2026

Bandar Lampung(Lampost.co)— Melambungnya harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di pasar tradisional dalam beberapa pekan terakhir mulai memukul sektor Usaha Mikro,...

Berita Terbaru

Kapolres Pringsewu AKBP M Yunus Saputra memberi keterangan di lokasi penggrebekan gudang BBM.Lampost.co/Yudi Prayoga.
Hukum

Polres Pringsewu Gerebek Gudang Oplosan BBM, Amankan 5.665 Liter Solar dan Pertalite

byNurand1 others
10/04/2026

‎Pringsewu (Lampost.co)--- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pringsewu menggrebek sebuah gudang oplosan BBM di Pekon Mataram, Kecamatan Gadingrejo, Pringsewu, Kamis,...

Read moreDetails
Ambulan yang digunakan pelaku, saat terparkir di Mapolda Lampung.Lampost.co/Asrul Septian Malik.

Selundupkan Sabu dengan Ambulan, Empat Warga Tangerang Ditangkap

10/04/2026
Di Pasar Way Dadi, Sukarame, para pedagang dan pelaku usaha kuliner mulai mengeluhkan penurunan omset yang cukup signifikan.Lampost.co/Fauzan Aljabar.

Dampak Kenaikan Harga Bahan Pokok,UMKM Keluhkan Penurunan Omset

10/04/2026
Tim Satgas Penyelenggaraan MBG Kabupaten Pesisir Barat angkat suara atas keluhan warga terkait bau busuk dari limbah SPPG Pasar Krui, Jumat,10 April 2026.Lampost.co/Salda Andala.

Satgas MBG Tegur SPPG Pasar Krui Usai Keluhan Bau Limbah Warga

10/04/2026
Polisi meringkus seorang pria berinisial Adi Turmuji (30) lantaran nekat merekam tetangganya yang sedang mandi di sebuah rumah kontrakan, Kelurahan Perwata, Bandar Lampung.

Rekam Tetangga Mandi, Penjual Gorengan Diringkus Petugas

10/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.