IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Minggu, 05/04/2026 12:39
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Ekonomi dan Bisnis

2025 Berpotensi Terjadi Krisis Ekonomi Global, Begini Dampak Besarnya

EffranbyEffran
15/02/25 - 20:21
in Ekonomi dan Bisnis
A A
Ilustrasi kondisi ekonomi.

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. (INT)

ADVERTISEMENT

Jakarta (Lampost.co) — Robert Kiyosaki, investor terkenal sekaligus penulis buku best-seller Rich Dad Poor Dad, mengeluarkan peringatan keras adanya potensi krisis ekonomi global akan terjadi pada 2025.

Dalam unggahannya di platform X (sebelumnya Twitter) pada 13 Februari 2025, Kiyosaki memprediksi ekonomi Amerika Serikat akan mengalami gelombang PHK besar-besaran. Bahkan, ketidakstabilan pasar keuangan yang berpotensi memicu depresi ekonomi.

Menurut dia, terdapat 65.000 pekerja di AS akan kehilangan pekerjaan dalam waktu dekat. Langkah itu terjadi di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump, yang sebelumnya berjanji akan menghidupkan kembali sektor industri dan energi.

Namun, kenyataannya justru terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) di industri minyak akibat kontraksi ekonomi. Padahal, Trump selama ini terkenal dengan kebijakan “drill, baby, drill”. Cara itu menitikberatkan pada peningkatan produksi energi dalam negeri tanpa banyak regulasi.

Namun, sektor itu justru mengalami tekanan sehingga memicu kekhawatiran lebih lanjut terkait masa depan tenaga kerja di bidang energi. Selain sektor minyak, industri otomotif juga terdampak.

Beberapa pabrikan mobil besar seperti Nissan (TYO: 7201) dan Volkswagen (ETR: VOW3) sedang mengalami tekanan ekonomi. Sehingga, semakin menambah ketidakpastian di sektor manufaktur kendaraan.

Resesi dan Kejatuhan Pasar Keuangan

Kiyosaki juga memperingatkan masyarakat sebaiknya tidak berharap terjadinya soft landing. Skenario di mana inflasi dapat terkendali tanpa menyebabkan resesi. Sebaliknya, ia menegaskan potensi kehancuran finansial semakin nyata.

Hal itu dengan potensi pasar keuangan ambruk, krisis ekonomi global, resesi yang lebih parah dari 2008, dan ancaman perang sebagai dampak ketidakstabilan ekonomi.

Namun, Kiyosaki tidak memberikan rekomendasi spesifik, tetapi terkenal sebagai pendukung investasi pada aset safe-haven, seperti emas, perak, dan Bitcoin.

Strategi itu telah membuahkan hasil, mengingat portofolio investasinya menunjukkan performa yang kuat pada 2024 dan tetap stabil memasuki 2025.

Jual Rumah dan Beli Bitcoin

Salah satu pernyataan kontroversial Kiyosaki adalah sarannya agar masyarakat menjual rumah dan mengalihkan dana ke Bitcoin. Pernyataan pada Desember 2024 itu dengan alasan Bitcoin sebagai lindung nilai terbaik terhadap inflasi dan ketidakstabilan ekonomi global.

Namun, pernyataan itu menimbulkan pertanyaan, terutama mengingat Kiyosaki sendiri memiliki 15.000 properti di berbagai wilayah. Hal itu menunjukkan adanya kontradiksi dalam strategi investasinya yang menimbulkan perdebatan di kalangan analis ekonomi.

 Prediksi Kontradiktif

Menarik, Kiyosaki memuji kepemimpinan Donald Trump, tetapi juga memperingatkan terjadinya kehancuran ekonomi besar-besaran.

Sebagian pihak menilai Kiyosaki melihat krisis ekonomi 2025 sebagai akibat dari kebijakan Presiden Joe Biden sebelumnya, bukan karena langkah-langkah Trump.

Namun, bagi banyak orang, pernyataannya tetap membingungkan karena memprediksi resesi besar, tetapi tetap mendukung Trump sebagai pemimpin ekonomi yang lebih baik.

Sejak lebih dari satu dekade, Robert Kiyosaki berulang kali memperingatkan tentang krisis ekonomi global. Ia pernah menyatakan resesi mulai beberapa tahun lalu, tetapi hingga kini perekonomian tetap bergerak dalam siklus naik-turun yang wajar.

Jika prediksi Kiyosaki benar, maka 2025 bisa menjadi tahun penuh tantangan bagi dunia finansial. Namun, jika dalam beberapa tahun ke depan masih terus meramalkan kehancuran ekonomi tanpa bukti nyata, skeptisisme terhadap analisisnya akan semakin meningkat. Namun, peringatan itu menjadi pengingat bagi investor dan masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan keuangan.

Tags: dan pasar keuanganInvestasi Bitcoinkrisis globalPHK massalresesi global
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Investasi emas. Dok/PT Antam

Harga Emas Hancur 14% Sepanjang Maret 2026, Terparah Sejak 2008

byEffran
04/04/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Harga emas dalam sebulan mencatat penurunan tajam yang mengejutkan pasar. Berdasarkan data Refinitiv, harga emas mencapai level...

beras sphp

Jaga Stabilitas Pangan 2026: Bulog Siap Salurkan 828 Ribu Ton Beras SPHP tanpa Jeda

byIsnovan Djamaludinand1 others
04/04/2026

Jakarta (Lampost.co)–Perum Bulog menegaskan komitmen menjaga ketahanan pangan nasional dengan meluncurkan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sepanjang tahun...

beras bantuan pangan

Bulog Lampung Selatan Siapkan 700 Ton Beras Bantuan Pangan, Prioritaskan Warga Kurang Mampu

byIsnovan Djamaludinand1 others
04/04/2026

Kalianda (Lampost.co)–Perum Bulog Kantor Cabang Lampung Selatan terus mengakselerasi persiapan penyaluran bantuan pangan beras bagi masyarakat di wilayah setempat. Langkah...

Berita Terbaru

Menteri Agama Ajak Umat Kristiani Doakan Keharmonisan Bangsa Indonesia
Nasional

Menteri Agama Ajak Umat Kristiani Doakan Keharmonisan Bangsa Indonesia

byWandi Barboyand1 others
05/04/2026

Jakarta (Lampost.co): Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengucapkan selamat Hari Raya Paskah 2026 kepada seluruh umat Kristiani di Indonesia. Ia...

Read moreDetails
Sassuolo menang 2-1 atas Cagliari

Jay Idzes Bantu Sassuolo Tekuk Cagliari 2-1 Setelah Sempat Tertinggal

05/04/2026
Penyerang Manchester City Erling Haaland

Manchester City ke Semifinal Piala FA, Haaland Cetak Hattrick

05/04/2026
Pemain Persebaya Surabaya, Francisco Rivera

Gol Tunggal Francisco Rivera Bawa Persebaya Tembus Lima Besar

05/04/2026
logo BRI Super League

Gol Roman Paparyha Gagalkan Kemenangan PSM Makassar atas Persis Solo

04/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.