Thursday, February 26, 2026
Bank Indonesia Lampung
No Result
View All Result
Bank Indonesia Lampung
No Result
View All Result
Bank Indonesia Lampung
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

Lampung Pertahankan Tren Inflasi Rendah

December 3, 2025
in Ekonomi dan Bisnis
Lampung Pertahankan Tren Inflasi Rendah
Share on FacebookShare on Twitter

Bandar Lampung (Lampost.co): Provinsi Lampung mencatat inflasi 0,36 persen month-to-month (mtm) pada November 2025, meningkat dibandingkan Oktober namun tetap berada pada level yang dinilai stabil. Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Lampung Bimo Epyanto menegaskan bahwa realisasi tersebut masih lebih rendah daripada kecenderungan inflasi historis November dalam tiga tahun terakhir.

“Kenaikan inflasi pada November masih dalam batas wajar. Secara tahunan, inflasi Lampung tetap rendah, yaitu 1,14 persen year-on-year (yoy),” kata Bimo dalam keterangan resmi di Bandar Lampung.

Baca juga: Metro–Kulon Progo Teken Kerja Sama Pasokan Stabilitas Harga Cabai Merah untuk Redam Inflasi

Kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) terutama dipicu oleh naiknya harga sejumlah komoditas pangan. Cabai merah memberikan andil tertinggi sebesar 0,09 persen, disusul bawang merah 0,08 persen, emas perhiasan 0,07 persen, dan wortel 0,04 persen.

Menurut Bimo, harga cabai merah naik seiring menurunnya pasokan setelah masa panen serta penurunan kualitas produksi akibat curah hujan yang tinggi. “Bawang merah juga terdampak penurunan pasokan dari sentra di Jawa akibat mahalnya benih dan gangguan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT),” ujarnya.

Kenaikan harga emas perhiasan mengikuti tren kenaikan harga emas global di tengah ketidakpastian geopolitik internasional.

Sejumlah komoditas justru menahan inflasi, terutama salak, makanan hewan peliharaan, dan beras dengan kontribusi negatif masing-masing -0,03 persen, -0,02 persen, dan -0,02 persen. Turunnya harga beras didorong oleh pasokan panen gadu yang masih berlangsung serta distribusi beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dijalankan Perum Bulog.

Risiko Menjelang Akhir Tahun

Meskipun inflasi masih berada dalam sasaran 2,5±1 persen (yoy) pada akhir 2025, BI Lampung menilai sejumlah risiko perlu dicermati. Risiko tersebut antara lain peningkatan permintaan masyarakat menyusul momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kemudian, dampak kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) Lampung, kenaikan harga emas dunia, potensi kenaikan harga beras setelah berakhirnya panen gadu. Selanjutnya, gangguan pasokan antarwilayah akibat meningkatnya bencana hidrometeorologi, dan curah hujan tinggi yang dipicu fenomena La Niña meskipun dalam kategori lemah.

“Faktor cuaca, distribusi, dan permintaan menjelang Nataru harus diwaspadai agar tidak menimbulkan lonjakan harga, terutama untuk komoditas hortikultura,” ujar Bimo.

Untuk meredam tekanan harga, BI bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Lampung melanjutkan strategi 4K, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.

Langkah tersebut mencakup operasi pasar beras/SPHP yang lebih terarah, perluasan Toko Pengendalian Inflasi, penguatan kerja sama antar daerah (KAD) untuk memastikan aliran pasokan, percepatan program swasembada pangan, hingga dukungan Subsidi Ongkos Angkut (SOA) guna memastikan kelancaran distribusi.
Bimo menegaskan pentingnya sinergi lintas instansi. “Dengan kolaborasi yang kuat dan kebijakan yang konsisten, kami optimistis inflasi Lampung tetap terkendali hingga akhir tahun,” katanya.

Tags: Bank Indonesia Kantor Wilayah LampungBerita Ekonomi LampungEkonomi dan BisnisInflasi Lampung
Previous Post

Metro–Kulon Progo Teken Kerja Sama Pasokan Stabilitas Harga Cabai Merah untuk Redam Inflasi

Next Post

Lampung Perkuat Sinergi TPID Jelang Natal dan Tahun Baru untuk Stabilitas Harga dan Distribusi Barang Kebutuhan Pokok

Next Post
High Level Meeting TPID Provinsi lampung 1

Lampung Perkuat Sinergi TPID Jelang Natal dan Tahun Baru untuk Stabilitas Harga dan Distribusi Barang Kebutuhan Pokok

Opini

Fiskara Indawan Ekonom Senior Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung
Berita Utama

Kebijakan Makroprudensial dan Pertumbuhan Ekonomi

by isnovan
January 30, 2026

Oleh: Fiskara Indawan, Ekonom Senior Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung PEMERINTAH Indonesia telah mencanangkan untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi...

Read moreDetails
Stabil di Tengah Ketidakpastian: Sinyal Kekuatan Ekonomi dari Bumi Ruwa Jurai

Stabil di Tengah Ketidakpastian: Sinyal Kekuatan Ekonomi dari Bumi Ruwa Jurai

November 10, 2025
Pembayaran sah

Rupiah Bukan Permen, Alat Pembayaran yang Sah Itu Rupiah

February 17, 2025
Mengoptimalkan Potensi Ekspor Kopi Lampung Menembus Pasar Premium

Mengoptimalkan Potensi Ekspor Kopi Lampung Menembus Pasar Premium

February 17, 2025
Belanja Bertahap

Menjaga Inflasi Lampung: Belanja Bertahap dan Mendukung Produk Lokal Menjelang Ramadan dan Lebaran

February 13, 2025
Facebook Twitter
Bank Indonesia Lampung

Microsite ini adalah laman berita kerja sama Harian Umum Lampung Post dengan Bank Indonesia Lampung. Lampost.co adalah situs berita yang diterbitkan oleh PT. Suara Nada Alam Indah. NIB : 9120102863787 yang berkedudukan di Lampung, tepatnya Gedung Lampung Post Jalan Soekarno-Hatta No. 108 Rajabasa, Bandar Lampung.

Iklan dan Sirkulasi

Dat Suranta Ginting : 0822 6991 0113

Alamat

Jalan Soekarno Hatta No.108
Hajimena, Natar – Lampung Selatan – Lampung

Phone : (0721) 783-693
Fax : (0721) 783-578
Email : redaksi@lampungpost.co.id

Bank Indonesia Lampung

Bank Indonesia Lampung

Copyright © 2025. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BI Lampung
  • Sample Page

Copyright © 2025. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.