Bandar Lampung (Lampost.co)–Bank Pembangunan Daerah Lampung menandatangani Perjanjian Kerja sama dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), pada Rabu, 30 Juli 2025.
Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Direktur Utama Bank Lampung Mahdi Yusuf dan Direktur Jenderal Penempatan Ahnas yang diwaliki oleh Direktur Penempatan Awak Kapal Niaga Migran dan Awak Kapal Perikanan Migran Yayan Hernuryadin.
Acara penandatanganan kerja sama disaksikan langsung oleh Menteri KP2MI H. Abdul Kadir Karding dan Gubernur Provinsi Lampung Rahmat Mirzani Djausal.
Sebelumnya, berdasarkan laporan dari PT Bank Pembangunan Daerah Lampung (Bank Lampung) membukukan laba bersih Rp108,77 miliar per semester I/2025, meningkat 113,44% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya (year on year/YoY) sebesar Rp50,96 miliar.
Berdasarkan publikasi laporan keuangan di Harian Bisnis Indonesia edisi Rabu, 23 Juli 2025, capaian ini didorong oleh pendapatan bunga bersih sebesar Rp304,3 miliar, tumbuh 18,61% secara tahunan dari Rp256,56 miliar.
Bank Lampung juga meraup pendapatan berbasis komisi sebesar Rp45,99 miliar pada Juni 2025, naik 26,26% dari Rp36,43 miliar pada Juni 2024.






