Bandar Lampung (Lampost.co) — Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Pemprov Lampung meraih peringkat keempat terbaik nasional berdasarkan penilaian dari Kemenpan-RB tahun 2022.
Hal itu disampaikan Gubernur Lampung melalui Asisten Administrasi Umum, Senen Mustakim, saat menjadi pembina apel gabungan mingguan di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Lampung, di lapangan Korpri, Senin 5 Juni 2023.
“Alhamdulillah, atas kerja keras tersebut SPBE Pemprov Lampung memperoleh skor 3,37 kategori baik- terbaik di Sumatra, dan nomor 4 di Indonesia dengan skor yang sama dengan Provinsi Jawa Barat. Melalui penilaian KemenPAN RI tahun 2022 se-provinsi seluruh Indonesia” ujar Senen.
Baca juga:Gubernur Lampung dan Menteri Tinjau Pengerjaan Perbaikan Jalan
Dirinya juga mengatakan dalam menghadapi era keterbukaan informasi publik, Pemprov Lampung menjadi satu badan publik, untuk meningkatkan kinerjanya secara optimal dan profesional. Sehingga dapat memberikan informasi kepada publik dengan cepat, murah, transparan dan akuntable.
“Hasil dari monitoring yang dilakukan oleh Komisi Informasi pusat terhadap seluruh badan publik termasuk seluruh Pemerintah Provinsi se-Indonesia pada tahun 2022, Pemerintah Provinsi Lampung masuk katagori informatif dengan nilai 93,25” kata dia.
Baca juga:KASN Kirim Surat Rekomendasi Sanksi Pelanggaran Netralitas ASN ke Gubernur Lampung
Untuk mendukung salah satu dari 33 janji kerja “Rakyat Lampung Berjaya” yaitu percepatan pembangunan infrastruktur telekomunikasi, dengan memaksimalkan SPBE dalam bentuk pembuatan aplikasi, regulasi dan pembangunan peta arsitektur tata kelola pemerintah berbasis elektronik dan teknologi informasi dan komunikasi.
Berbagai program pembangunan Pemerintah Provinsi Lampung saat ini, telah menggunakan teknologi digital, diantaranya Kartu Petani Berjaya, Smart Village dan Smart School.
Melalui peraturan gubernur nomor 37 tahun 2022 tentang Amandemen Peraturan Gubernur Nomor 43 tentang Satu Data Provinsi Lampung, Dinas Kominfotik menjadi wali data satu data Provinsi Lampung dengan 5 indikator domain penilaian yaitu prinsip satu data Indonesia, kualitas data, proses bisnis, statistik, kelembagaan, statistik nasional.
“Untuk itu, agar semua unsur mendukung program satu data ini dengan maksimal, mari kita bersinergi bersama dalam membangun kekuatan besar memaksimalkan pembangunan untuk mewujudkan rakyat Lampung Berjaya” tegasnya.
Melalui sambutan itu gubernur berpesan kepada perangkat daerah dan ASN Provinsi Lampung untuk dapat mempublikasikan hasil kinerja Pemerintah Provinsi Lampung melalui media sosial dan media informasi lainnya, sehingga masyarakat mengetahui Pemerintah terus bekerja keras dalam memajukan Provinsi Lampung di berbagai sektor kehidupan.










