JAKARTA (Lampost.co)—Sekolah Tinggi Ilmu Agama Buddha (STIAB) Jinarakkhita menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi dengan berpartisipasi aktif pada Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) yang diselenggarakan Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Swasta Indonesia (AFEBSI). Kegiatan yang mengusung tema Manajemen Program Studi Berbasis Akreditasi Unggul ini berlangsung di Hotel Diradja, Jakarta, pada 5 hingga 7 Februari 2026.
Dalam agenda strategis ini, STIAB Jinarakkhita mengutus dua perwakilan penting, yakni Dr. Widiyanto, S.Ag., M.Pd.B. dari Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPPMP) serta Dr. Hendri Ardianto, S.Pd.B., M.Pd. selaku ketua Program Studi Bisnis dan Manajemen Buddha. Kehadiran mereka menegaskan dedikasi institusi dalam menyelaraskan tata kelola program studi dengan standar Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi (LAMEMBA).
Bimteknas kali ini diikuti 87 peserta yang berasal dari 55 perguruan tinggi swasta anggota AFEBSI di seluruh Indonesia. Ketua Panitia, Dr. Didin Hikmah, S.E., M.M., menjelaskan forum ini bukan sekadar pemenuhan administratif, melainkan penguatan kapasitas agar pengelola prodi mampu mengimplementasikan manajemen yang substantif dan berbasis kinerja nyata.
Baca juga: Hadirkan 2 Ahli SMB, STIAB Jinarakkhita Lampung Perkuat Keterampilan Pengajaran dan Pembelajaran SMB Mahasiswa KKN
Integritas Data dan Kualitas Berkelanjutan
Penasihat Dewan Pimpinan Nasional AFEBSI, Prof. Dr. Perdana Wahyu Santosa, M.M., saat membuka acara menekankan pentingnya kejujuran dalam proses akreditasi. Ia memperingatkan agar institusi menjauhi praktik kosmetik dokumen atau manipulasi data. Menurutnya, fondasi utama akreditasi yang kredibel terletak pada integrasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), Indikator Kinerja Utama (IKU), dan pangkalan data PDDIKTI yang konsisten.
Senada dengan itu, Ketua Umum AFEBSI, Achmad Rozi, S.E., M.M., C.P.H.C.M., menyatakan organisasi berkomitmen memberikan dampak nyata bagi anggota. Bimteknas 2026 menjadi instrumen pendampingan agar setiap prodi mampu mencapai predikat Unggul melalui capaian tridarma perguruan tinggi yang terukur.
Materi Strategis dan Simulasi Asesmen
Rangkaian kegiatan diawali dengan stadium general bertajuk Arah Kebijakan dan Transformasi Pendidikan Tinggi Menuju Indonesia Emas 2045 oleh Prof. Dr. Ir. Hermanto, M.Ec. Peserta kemudian dibekali berbagai materi teknis, mulai dari penyusunan narasi Dokumen Evaluasi Diri (DED) oleh Dr. Muhyarsyah dan Dr. Didin Hikmah, hingga integrasi data oleh Dr. Desiana Vidayanti.
Selain itu, dilakukan klinik data validasi bersama Hesty Juni Tambuati Subing, S.E., M.Ak., guna memastikan kesiapan data sebelum diajukan ke LAMEMBA. Sesi simulasi asesmen lapangan yang dipandu Dr. Yuli Eni dari Binus University serta penyusunan rencana aksi percepatan oleh Ratih Hendayani, Ph.D. dari Telkom University menjadi puncak bimbingan teknis ini.
Melalui partisipasi dalam Bimteknas 2026, STIAB Jinarakkhita optimistis dapat membangun budaya mutu berkelanjutan. Langkah ini diharapkan mempercepat pencapaian akreditasi unggul bagi Program Studi Bisnis dan Manajemen Buddha, sekaligus menjadi kontribusi nyata institusi dalam mencetak lulusan yang inovatif dan berdaya saing global di masa depan.





