Bandar Lampung (Lampost.co)–Mengukir prestasi menjadi hal melekat bagi mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia, termasuk ikut dalam program pertukaran pemuda internasional.
Sekar, mahasiswi Universitas Teknokrat Indonesia, merupakan satu dari beberapa mahasiswa Indonesia yang lolos dalam Program Pertukaran Pemuda Internasional Program Young Southeast Asian Leaders Initiative (YSEALI) Academic Fellowship di Amerika Serikat.
Sekar sudah menjalani pertukaran pemuda internasional tersebut. Ia resmi sebagai alumni YSEALI Spring Cohort pada 2 Mei 2023. Dan saatnya untuk kembali ke Tanah Air. Rasa syukur dan haru memenuhi satu ruangan kala berakhirnya program dan peserta harus kembali ke Tanah Air. Suasana kala itu berisi tangis dan tawa.
Sekar menghampiri seorang instructur, yang juga merupakan political science director, Dr. Patrick McNamara Ph.D. Patrick merupakan orang yang hangat, ramah, senyuman selalu terpatri di wajahnya ketika berbicara dengan semua orang.
“Satu hal yang membekas untukku adalah ketika beliau mengantarkan kami bahkan sampai ikut salat Idulfitri di American Muslim Institute Omaha (AMI) meskipun Patrick seorang Kristiani yang taat. Ketika ku serahkan cenderamata dari Universitas Teknokrat Indonesia, ia merasa sangat tersentuh dan terhormat,” cerita Sekar.
Selam akegiatan program, Sekar mengaku banyak berkegiatan sosial turun ke masyarakat atau yayasan sekitar. Jika di kelas hanya satu atau dua kali belajar tentang introduction to civic engagement.
Sekar mengucapkan salam perpisahan dengan instructur dan harapan untuk bertemu dengannya lagi suatu hari nanti.
Sementara itu, Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr Mahathir Muhammad berharap Sekar bisa berhasil dalam mengikuti program di Amerika Serikat.
Mahatir ingin prestasi Sekar ini bisa memantik motivasi mahasiswa lain agar bisa berprestasi di bidang masing-masing.








